Kanal Tanggidaa Gorontalo
Warga Pertanyakan Proyek Kanal Tanggidaa Senilai Rp 33 Miliar: Kapan Selesai?
Sementara itu, Kadis PUPR Handoyo Sugiharto yang saat itu masih menjabat menjelaskan, Kanal Banjir Tanggidaa memiliki panjang 1,7 KM. Kanal melintasi
Penulis: Prailla Libriana Karauwan | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-25_Kanal-Tanggidaa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Jelang akhir September 2023, proyek Kanal Tanggida Kota Gorontalo hingga kini belum juga rampung.
Pantauan TribunGorontalo.com, proyek Kanal Tanggidaa yang membentang di sepanjang jl HOS Cokroaminoto Kota Gorontalo itu belum memasuki final.
Tanda tanya pun dilontarkan masyarakat, "Kapan Kalan Tanggidaa selesai?," Yani (25).
Sebagai warga yang tinggal di Jl HOS Cokroaminoto, Yani merasa terganggu dengan proyek yang belum selesai tersebut.
Sebab, proyek yang belum masuk tahap penyelesaian itu meninggalkan debu-debu di sepanjang Tanggidaa.
Debu-debu ini makin jadi masalah di tengah musim kemarau saat ini. Udara yang kering, lalu lalang kendaraan seakan jadi paket lengkap menyiksa warga setempat.
"Debunya ini biasa masuk ke mata," ujarnya kepada TribunGorontalo.com, Kamis (21/9/2023).
Sebetulnya, keluhan terkait ini sudah berulang kali disampaikan masyarakat. Tetapi, tak cukup membuat penanggung jawab proyek menyelesaikan apa yang sudah ia mulai.
Bahkan, tak cuma menyababkan ketidaknyamanan masyarakat, dampak pengerjaan proyek juga berimbas secara ekonomi.
Sri Handayani (46), mengakui dirinya sampai menutup usahanya dikarenakan proyek tersebut.
"Saya sampai tidak buka lagi warung makan, karena ini debunya banyak jadi makanan yang saya jual tidak higenis lagi," ujarnya.
Jika dirunut, proyek Kanal Tanggidaa mulai dikerjakan ulang sejak 18 Mei 2023. Artinya, sudah setahun lebih sejak dimulai pengerjaanya oleh Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer saat itu.
Dikutip dari LPSE Provinsi Gorontalo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Gorontalo telah berhasil menyelesaikan proses tender pekerjaan konstruksi dengan kode lelang 5851018.
Proyek ini merupakan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022 dan memiliki pagu sebesar Rp. 33,000,000,000.00 (tiga puluh tiga miliar rupiah).
Pada LPSE, proyek ini tercatat dengan nama Pembangunan Kanal Banjir Tanggidaa dan dikerjakan oleh PT. MULTI GLOBAL KONSTRINDO, sebuah kontraktor yang bermarkas di Jl.Nuri No. 86 Makassar - Makassar (Kota), Sulawesi Selatan.