Kamis, 5 Maret 2026

Kantor Bupati Pohuwato Dibakar

Dua Warga Menyerahkan Diri usai Diburu oleh 1.200 Polisi Pasca Kerusuhan Pohuwato Gorontalo

Mereka mengaku ada saat kerusuhan Pohuwato yang pecah pada Kamis (21/9/2023) kemarin. Namun, belum tahu apa peran dari kedua warga ini. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Dua Warga Menyerahkan Diri usai Diburu oleh 1.200 Polisi Pasca Kerusuhan Pohuwato Gorontalo
Tangkapan layar facebook
Puluhan pedemo ditahan di Mapolres Pohuwato, Kamis (21/9/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Sebanyak 2 warga menurut Kapolda Gorontalo,  Irjen Pol Angesta Romano Yoyol menyerahkan diri dengan sukarela. 

Mereka mengaku ada saat kerusuhan Pohuwato yang pecah pada Kamis (21/9/2023) kemarin. Namun, belum tahu apa peran dari kedua warga ini. 

Tetapi kapolda menegaskan, bahwa kedua warga ini menyerahkan diri dibawa oleh masyarakat setempat. 

Diduga, mereka ketahukan kala Kapolda Gorontalo menegaskan jika pihaknya memburu satu-satu para warga yang terlibat kerusuhan tersebut. 

"Ada dua orang yang diserahkan oleh tokoh masyarakat," kata Yoyol saat ditemui TribunGorontalo.com di Polres Pohuwato, Jumat malam (22/9/2023).

Saat ini per Sabtu 23 September 2023, polisi sudah menetapkan 5 warga sebagai tersangka pada kejadian kerusuhan Pohuwato. 

Meski tidak diketahui apa saja peran para warga ini hingga berbuntut pada penetapan tersangka. 

Adapun kerusuhan yang pecah di Pohuwato menimbulkan kerusakan di sejumlah fasilitas publik dan pemerintah. 

Jika dirinci, kerusakan paling berat dan parah dialami oleh fasilitas pemerintah berupa Kantor Bupati Pohuwato. 

Kantor pimpinan tertinggi di daerah Pohuwato itu hangus terbakar hingga tak bisa ditempat. JIka dilihat dari kondisinya, kantor ini harus dibangun ulang. 

Selain beton, tak ada yang tersisa, termasuk sejumlah dokumen dan fasilitasnya. 

Bahkan, panasnya api merusak plakat peresmian Kabupaten Pohuwato yang ditandantangani Mendagri 2003 lalu. 

Karena sebegitu besarnya kerusakan, Yoyol pun tegas akan meringkus seluruh pelaku pembakaran dan pengrusakan fasilitas tersebut. 

"Akan kita tangkap," tegas Yoyol saat demo berlangsung. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved