Kantor Bupati Pohuwato Dibakar
Kapolda Gorontalo Janji Tangkap Semua Pendemo Anarkis di Pohuwato, Irjen Yoyol: Akan Kita Tangkap
Menurut Romano Yoyol, aksi pengerusakan yang dilakukan oleh para demonstran sama sekali tidak bisa dibenarkan.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kapolda-Gorontalo-Irjen-Pol-Angesta-Romano-Yoyol.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Agnesta Romano Yoyol menegaskan kepolisian akan menangkap semua demonstran anarkis yang membakar Kantor Bupati Pohuwato, Kamis (21/9/2023).
Menurut Yoyol, aksi-aksi yang dilakukan oleh para pendemi tersebut tidak dapat dibenarkan.
Sebab, aksi yang sudah berlangsung sejak pagi tadi itu, sudah menimbulkan kerusakan di sejumlah titik.
"Karena sudah anarkis, pelaku akan kita tangkap semuanya," tegas Kapolda Gorontalo di lokasi demo.
Menurut Romano Yoyol, aksi pengerusakan yang dilakukan oleh para demonstran sama sekali tidak bisa dibenarkan.
Apalagi hingga melakukan pembakaran kantor pimpinan daerah di Kabupaten Pohuwato.
Diketahui, Kamis siang pukul 13.00 Wita, Kantor Bupati Pohuwato di kawasan Blok Plan Marisa, dibakar pendemo
Mulanya, massa hanya membakar sejumalah properti di ruang lobi Kantor Bupati Pohuwato. Tetapi, kebakaran meluas hingga membakar seiisi gedung tersebut.
Irjenpol Romano Yoyol menjelaskan kedatangannya untuk mengamankan aksi tersebut.
Ia tidak ingin dipandang sebagai institusi yang akan jadi lawan masyarakat.
"Pada dasarnya, kami tidak sedang berperang dengan masyarakat," tukas Romano Yoyol.
Diketahui, saat ini ratusan kepolisian sudah dikerahkan untuk mengamankan aksi.
Polisi sementara memukul mundur para pendemo yang masih berada di kawasan Blok Plan.
Setelah membakar kantor Bupati Pohuwato, massa juga membakar properti di depan Kantor DPRD Pohuwato.
Kebakaran itu dikhawatirkan bakal merembet ke gedung parlemen tersebut. (*)