Burung Migran ke Gorontalo
BREAKING NEWS: Danau Limboto Sepi Burung Migran, Diduga Karena Perubahan Bentang Alam dan Perburuan
Menurut pengamatan pegiat lingkungan Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (BIOTA), hanya beberapa jenis dan individu burung migran yang ditemukan di da
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-16_Seekor-burung.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Danau Limboto, salah satu kawasan lahan basah penting di Indonesia, kini sepi dari kedatangan burung migran pada tahun 2023 ini.
Menurut pengamatan pegiat lingkungan Perkumpulan Biodiversitas Gorontalo (BIOTA), hanya beberapa jenis dan individu burung migran yang ditemukan di danau tersebut.
"Kami beberapa kali di lapangan hanya menemukan gagang bayam timur, trinil semak dan cerek kernyut di persawahan Danau Limboto dalam beberapa kali pengamatan," kata Debby Mano, Ketua BIOTA, Sabtu 916/9/2023).
Burung Gagang bayam timur atau White headed Stilt (Himantopus leucocephalus), Cerek kernyut atau Wood Sandpiper (Tringa glareola), cerek kernyut atau Pacifik Golden Plover (Pluvialis fulva) merupakan burung migran yang umum ditemukan di danau Limboto.
Pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah individu burung migran di danau ini bisa mencapai ribuan.
Debby mengatakan, penyebab berkurangnya kunjungan burung migran di Danau Limboto masih belum diketahui secara pasti.
Namun, ada beberapa faktor yang diduga menjadi penyebabnya, yaitu perubahan bentang danau, volume air danau, dan gangguan manusia.
"Pada musim kemarau panjang, volume air danau turun sehingga banyak lumpur di permukaan. Lumpur ini yang memudahkan burung migran mencari makan. Sekarang kondisinya sudah berbeda karena permukaan air danau masih tinggi," kata Debby.
Ia juga menambahkan, gangguan manusia, seperti perburuan, juga menjadi faktor yang mempengaruhi berkurangnya jumlah burung migran di Danau Limboto.
"Danau Limboto terletak di pemukiman dan sebagian kawasannya dikelilingi jalan tanggul, sehingga memudahkan para pemburu satwa yang datang setiap hari terutama pada hari Sabtu dan Minggu," ujarnya.
Penurunan jumlah burung migran di Danau Limboto merupakan hal yang mengkhawatirkan.
Burung migran memiliki peran penting dalam ekosistem, yaitu membantu menyebarkan benih dan biji tanaman, serta mengendalikan populasi serangga.
Pemerintah dan masyarakat perlu mengambil tindakan untuk melindungi Danau Limboto agar tetap menjadi habitat yang lestari bagi burung migran.
Danau Limboto
Tepatnya, Danau Limboto terletak di Kecamatan Limboto. Sedangkan secara administrasi, danau terletak di antara Kota Gorontalo dan Kabupaten Gorontalo.