Gempa Bumi
Gempa Bumi Terkini Jumat Dini Hari 15 September 2023, Info BMKG: Kedalaman 10 Km
Potensi gempa di Maluku adalah tinggi karena wilayah ini terletak di zona subduksi aktif, di mana lempeng tektonik Indo-Australia bertemu dengan lempe
TRIBUNGORONTALO.COM -- Saat orang-orang tertidur lelap, gempa bumi bermagnitudo 3.1 mengguncang wilayah Buru-Maluku.
Gempa bumi Maluku ini terjadi sekira pukul 03:01:26 WIB, Jumat dini hari (15/9/2023).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa episenter gempa berada di koordinat 2.92 lintang selatan dan 126.67 bujur timur.
Lokasi itu jika ditelisik sekitar 61 kilometer barat laut dari Buru-Maluku.
Masih merujuk pada laporan BMKG, kedalaman gempa bumi Maluku ini disebut mencapai 10 kilometer.
Potensi gempa di Maluku adalah tinggi karena wilayah ini terletak di zona subduksi aktif, di mana lempeng tektonik Indo-Australia bertemu dengan lempeng Pasifik di sepanjang Palung Maluku.
Interaksi antara kedua lempeng ini menyebabkan aktivitas seismik yang signifikan di wilayah ini. Beberapa faktor yang memengaruhi potensi gempa di Maluku adalah:
Palung Maluku: Di sepanjang Palung Maluku, lempeng Indo-Australia tenggelam di bawah lempeng Pasifik. Proses subduksi ini sering menyebabkan gempa tektonik kuat.
Ring of Fire: Maluku terletak di dalam "Ring of Fire," yang merupakan daerah sekitar Samudra Pasifik yang dikenal dengan aktivitas seismik yang tinggi. Di dalam cincin ini, terjadi sebagian besar gempa bumi dan letusan gunung berapi di dunia.
Pertemuan Tiga Lempeng: Maluku adalah salah satu daerah di dunia di mana tiga lempeng tektonik utama bertemu: lempeng Indo-Australia, lempeng Pasifik, dan lempeng Eurasia. Interaksi kompleks antara ketiga lempeng ini dapat menyebabkan gempa bumi dan aktivitas vulkanik.
Vulkanisme: Selain gempa, Maluku juga memiliki sejumlah gunung berapi aktif. Aktivitas vulkanik dapat memicu gempa dan erupsi gunung berapi yang dapat berdampak signifikan pada lingkungan dan masyarakat.
Kegiatan Gempa Susulan: Setelah gempa utama terjadi, seringkali diikuti oleh gempa susulan yang bisa berlangsung beberapa waktu. Gempa susulan ini juga memiliki potensi untuk merusak dan mengganggu kehidupan sehari-hari.
Karena potensi gempa yang tinggi di Maluku, penting bagi warga setempat dan pihak berwenang untuk selalu waspada, memiliki perencanaan darurat, dan mengikuti perkembangan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta otoritas setempat terkait gempa dan vulkanisme.
Pendidikan mengenai tindakan darurat dan persiapan gempa juga sangat penting untuk mengurangi risiko kerusakan dan melindungi nyawa.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-15_gempa-bumi-maluku_001.jpg)