Gempa Bumi
Gempa Terkini Kamis Dini Hari 14 September 2023, Kedalaman hanya 10 Km
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa pusat gempa berada pada koordinat 2.25 lintang selatan dan 120.01 bujur timur.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TRIBUNGORONTALO.COM -- Tepat di wilayah Luwu Utara, Sulawesi Selatan, sebuah gempa bumi terdeteksi dengan magnitudo 2.6.
Gempa bumi terjadi pada Kamis dini hari saat warga terlelap. Tepatnya pada pukul 02:23:14 WIB.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa pusat gempa berada pada koordinat 2.25 lintang selatan dan 120.01 bujur timur.
Meski hanya dengan magnitudo kecil, tetapi kedalaman gempa ini cukup dangkal dengan hanya berjarak 10 kilometer dari permukaan bumi.
Apalagi, gempa ini terjadi hanya sekitar 4 kilometer di sebelah timur laut Luwu Utara.
Gempa adalah kejadian alam yang bisa terjadi kapan saja, terutama di wilayah Indonesia yang terletak di Jalur Cincin Api Pasifik.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu menjaga kewaspadaan dan mengetahui langkah-langkah yang harus diambil dalam situasi darurat gempa.
Potensi gempa di Luwu Utara, Sulawesi Selatan, seperti di banyak wilayah Indonesia, terkait dengan letak geografis negara ini yang berada di Jalur Cincin Api Pasifik.
Beberapa faktor yang berperan dalam potensi gempa di Luwu Utara dan wilayah-wilayah sekitarnya adalah:
Letak Geografis: Luwu Utara terletak di wilayah Sulawesi Selatan, yang berada di sepanjang tepi lempeng tektonik Indo-Australia yang bertemu dengan lempeng tektonik Pasifik. Ini merupakan zona aktif yang dapat memicu aktivitas seismik, termasuk gempa bumi.
Aktivitas Vulkanik: Selain gempa bumi, beberapa wilayah di Sulawesi Selatan juga memiliki potensi aktivitas gunung berapi. Aktivitas gunung berapi dapat berdampak pada seismisitas di wilayah tersebut.
Subduksi Lempeng: Di sekitar Indonesia, lempeng tektonik Indo-Australia sedang "subduksi" di bawah lempeng Pasifik. Interaksi antara kedua lempeng ini dapat menyebabkan gempa bumi dan potensi tsunami.
Sistem Patahan Aktif: Ada sistem patahan aktif di Sulawesi yang berpotensi memicu gempa besar. Salah satu yang terkenal adalah Patahan Palu-Koro.
Sejarah Gempa: Sejarah catatan gempa sebelumnya juga merupakan indikator penting dalam menilai potensi gempa di wilayah tertentu.
BMKG dan badan-badan seismologi lainnya terus memantau aktivitas seismik dan memberikan peringatan dini jika ada potensi gempa yang signifikan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2023-09-14_Luwu-Utara.jpg)