KPK Geledah Rumah Politikus
Lurah Ipilo Benarkan Ada Penggeledahan Rumah Politikus PKB Oleh KPK di Gorontalo
Lurah Ipilo, Hariyanto Akudje membenarkan adanya pemeriksaan dari tim penyidik KPK di salah satu rumah milik politisi PKB.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Rumah-politikus-PKB.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Lurah Ipilo, Hariyanto Akudje membenarkan ada pemeriksaan dari tim penyidik Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) di salah satu rumah milik politisi PKB.
Penggeledahan yang dilakukan di kediaman Wakil Ketua DPW PKB Bali ini terkait dengan penyelidikan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Juru Bicara KPK, Ali Fikri, mengatakan bahwa penggeledahan masih berlangsung saat ini. Dia juga menegaskan bahwa hasil temuan dari tim penyidik KPK akan segera disampaikan setelah penggeledahan selesai dilakukan.
"Kegiatan masih berlangsung dan perkembangannya akan kami segera sampaikan," ujarnya pada Selasa (29/8/2023).
Perlu dicatat bahwa KPK sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi dalam pengadaan sistem proteksi TKI di Kemnaker.
Baca juga: Rumah Politisi di Gorontalo Digeledah KPK untuk Penyelidikan Kasus Korupsi
Kasus ini melibatkan Pasal 2 atau 3 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), yang berkaitan dengan kerugian keuangan negara.
Sebelumnya, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di dua lokasi pada tanggal 18 Agustus 2023, yaitu di Kantor Kemnaker dan sebuah rumah di Perumahan Taman Kota Blok B2 No. 9, Bekasi, Jawa Barat.
Menurut keterangan Hariyanto, bahwa tim penyidik KPK memeriksa rumah milik seorang politisi tersebut sekira pukul 11.30 Wita, Selasa (29/8/2023) siang.
"Iya memang betul adanya pemeriksaan itu, kemungkinan sekitar pukul 11.30 Wita, dan kami turut dilibatkan," ungkap Hariyanto saat dihubungi TribunGorontalo.com, Rabu (30/8/2023).
Adapun aparat kelurahan yang dilibatkan dalam pemeriksaan ini, yaitu Bhabinkamtibmas Ipilo dan ketua RT di wilayah tersebut.
Hariyanto mengakui, tak sempat mendampingi tim penyidik untuk melakukan pemeriksaan di rumah tersebut.
Sebab, ia sementara melayat terhadap salah satu warga Ipilo pasca dikabarkan adanya pemeriksaan tersebut.
"Jadi saya tidak sempat mendampingi, hanya pihak Bhabinkamtibmas dan ketua RT," imbuhnya.
Kata Heriyanto, tak ada hasil yang ditemukan dalam pemeriksaan di rumah seorang politisi tersebut oleh pihak penyidik.
"Tidak ada yang ditemukan dan dibawa dari hasil pemeriksaan itu," jelasnya.