Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-552: Kembali Serang Wilayah Rusia, Drone Ukraina Dihancurkan

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-552, Selasa (29/8/2023): nekat melintas, sejumlah drone Ukraina dihancurkan pasukan pertahanan udara Rusia.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
via military-today.com
Ilustrasi drone MQ-9 Reaper. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-552 pada Selasa, 29 Agustus 2023: Pertahanan udara Rusia menghancurkan drone Ukraina yang melintasi wilayah Rusia. 

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, Ukraina membuat kemajuan yang stabil di sektor Orikhiv karena berhasil membersihkan ladang ranjau dan parit yang padat.

Ini merupakan sebuah langkah terbaru dalam kemajuan bertahap yang bertujuan untuk memecah garis pertahanan Rusia yang mempertahankan jalur darat ke Krimea.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-547: Kemenhan Rusia Dituding Jadi Dalang Tewasnya Bos Wagner

Wakil Menteri Pertahanan Hanna Maliar mengatakan pada Senin pagi bahwa Desa Robotyne, di selatan Orikhiv, telah dibebaskan, membuat Ukraina berhubungan dengan garis pertahanan utama Rusia di selatan yang mencakup rute ke Laut Azov.

Meskipun wilayah yang diperoleh di sektor Orikhiv relatif kecil, sekitar 4 mil sejak dimulainya serangan balasan pada bulan Juni – kemajuan Ukraina stabil karena telah membersihkan ladang ranjau dan parit yang padat di garis depan.

Sebuah unggahan di media sosial pada hari Sabtu oleh Oleksandr Solonko, seorang prajurit Ukraina, menguraikan kesulitan yang dihadapi pasukan Ukraina ketika mereka berusaha untuk maju melintasi medan datar dan terbuka yang diselingi oleh garis pepohonan, di mana ia mengatakan “gerakan Anda terlihat dari jauh”, apakah dengan drone atau dari posisi bertahan.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-546: Drone Targetkan Moskow, Penerbangan 3 Bandara Terganggu

“Ada banyak pembicaraan tentang benteng dan ladang ranjau. Setiap barisan pohon telah digali." ungkapnya.

“Di salah satu ruas jalan raya Mariupol telah dipasang benteng anti-tank. Kami tidak hanya berbicara tentang parit. Ada sistem parit, galian, dan bahkan terowongan bawah tanah di beberapa tempat,” tulisnya.

Pasukan Ukraina dengan cepat merevisi strategi mereka dari tahap awal serangan balasan menjadi fokus pada pembersihan area ranjau, sering kali merupakan campuran ranjau anti-tank dan anti-personil, dengan pasukan infanteri spesialis pencari ranjau.

Namun para prajurit rentan terhadap serangan artileri, sehingga tugas tersebut menjadi berbahaya dalam perang yang dimulai sejak 24 Februari 2022 ini.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved