Minggu, 29 Maret 2026

PLN

78 Tahun Andalkan Lampu Pelita, Masyarakat Togean Sulawesi Tengah Ini Akhirnya Nikmati Listrik

Masyarakat di enam desa pada wilayah Kecamatan Togean, Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya bisa menikmati fasilitas listrik dari PLN.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto 78 Tahun Andalkan Lampu Pelita, Masyarakat Togean Sulawesi Tengah Ini Akhirnya Nikmati Listrik
Ist
Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang menerangi enam desa di Kecamatan Togean Provinsi Gorontalo 

TRIBUNGORONTALO.COM - Masyarakat di enam desa pada wilayah Kecamatan Togean, Provinsi Sulawesi Tengah akhirnya bisa menikmati fasilitas listrik dari PLN.

Selama ini masyarakat Desa Sampobae, Kololio, Awo, Urulepe, Lebiti, dan Pulau Enam hanya mengandalkan lampu pelita untuk menerangi rumah mereka selama 78 tahun.

Bak merasakan kemerdekaan, warga tampak riang menyaksikan para petugas PLN memasang instalasi listrik.

Sejumlah anak-anak juga menghampiri dan berswafoto bersama petugas.

Anak-anak di Togean berfoto bersama para petugas PLN
Anak-anak di Togean berswafoto bersama para petugas PLN

Acara penyalaan listrik secara simbolis dihadiri langsung oleh Bupati Kabupaten Tojo Una-Una, Mohammad Lahay, didampingi Wakil Bupati Ilham Lawidu beserta jajaran Pemkab Tojo Una-Una di Balai Desa Lebiti.

Hadir pula General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Ari Dartomo beserta jajaran.

“Masyarakat dan Pemerintah Kabupten Tojo Una-Una mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah membantu kami masyarakat kepulauan ini. Selama ini perjuangan kami dan masyarakat sudah berhasil dan masyarakat sudah merasakan,” ungkap Bupati Kabupaten Tojo Una-Una, Mohammad Lahay.

“Harapan kami apa yang masih dibutuhkan, kecamatan yang belum menyala di daerah kepulauan bisa dibantu,” imbuhnya.

Wakil Bupati Tojo Una-una, Ilham Lawidu mewakili penduduk asli Desa Lebiti menuangkan rasa bahagianya melihat kampung halaman sudah terang benderang.

“12 tahun masyarakat menunggu lampu ini dalam perjuangan,” ungkap Ilham.

Baca juga: PLN Dukung Konversi Motor Listrik, Begini Cara Ubah Kendaraan BBM ke Molis

Momen peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun-tahun silam baginya terasa kurang tanpa adanya listrik.

“Kemarin-kemarin apapun yang menjadi kebahagiaan itu belum merdeka karena listrik belum menyala,” ucapnya.

“Alhamdulilah hari ini sudah diresmikan dan atas nama masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak PLN telah membantu kami dan ke depan kami atas nama masyarakat dan pemerintah juga tetap bersinergi,” tutupnya. 

Dalam sambutannya, Ari Dartomo perwakilan PLN, menyampaikan bahwa momen peresmian ini merupakan kado terindah PLN bagi masyarakat Desa Sampobae, Kololio, Awo, Urulepe, Lebiti, dan Pulau Enam di HUT ke-78 Kemerdekaan RI. 

"Pemerataan ekonomi demi kesejahteraan rakyat menjadi poros utama yang diusung oleh segenap elemen pembangun negeri. Untuk itu, PLN pun berkomitmen untuk membawa kemerdekaan dalam pemerataan kelistrikan di Indonesia,” tutur Dartomo.

Dartomo pun mengapresiasi semua pihak yang sudah bersatu padu bekerja sama sehingga momen penyalaan listrik di enam desa ini dapat terwujud.

“Kita dalam melaksanakan tugas membangun listrik di pedesaan ini tidak akan berhasil jika tidak ada sinergi dan kerjasama dengan pemerintah daerah dan juga para tokoh masyarakat yang ada di sini,” ungkapnya. (ADV)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved