RSUD Toto Kabila
Perdana di Gorontalo, RSUD Toto Kabila Mulai Terapkan Kelas Rawat Inap Standar
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila telah memiliki ruangan rawat inap yang menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Peresmian-sejumlah-fasilitas-di-RSUD-RS-Toto-oleh-Bupati-Bone-Bolango.jpg)
TRIBUNGOROTALO.COM, Bone Bolango - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Toto Kabila telah memiliki ruangan rawat inap yang menerapkan Kelas Rawat Inap Standar (KRIS).
Penerapan KRIS di RS Toto Kabila disebut perdana di Gorontalo.
Direktur RSUD Toto Kabila, Serly Daud, menjelaskan ruangan baru RSUD Toto Kabila sudah menerapkan Kelas KRIS, di mana sebelumnya berisi enam tempat tidur, sekarang hanya empat tempat tidur.
"Penerapan KRIS di RSUD Toto Kabila ini menjadi percontohan untuk Rumah Sakit lain yang ada di Provinsi Gorontalo," ujar Serly kepada TribunGorontalo.com, Senin (21/8/2023).
Penerapan KRIS disebut berbarengan dengan peresmian gedung Poliklinik, gedung rawat inap, kantor dan halaman oleh Bupati Bone Bolango, Hamim Pou.
Kelas Rawat Inap Standar atau KRIS adalah kelas tunggal rawat inap bagi peserta BPJS Kesehatan.
Pembentukan kelas standar merupakan amanat dari UU Sistem Jaminan Sosial Nasional sejak 19 Oktober 2004.
Baca juga: Pemda Kabupaten Bone Bolango Sepakati KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2023, APBD Sebesar Rp 997 M
KRIS menitikberatkan pada pengurangan tempat tidur berjumlah empat buah tiap ruangan.
Jadi tidak ada lagi pengkhususan pasien yang memiliki JKN baik dari kelas 1,2,3.
Selain RSUD Toto Kabila sendiri memiliki layanan unggulan yaitu pelayanan urologi yang di bekali dengan dua dokter spesialis serta alat yang memadai.
"Layanan urologi ini menjadi unggulan di RSUD Toto Kabila dan banyak dikunjungi oleh pasien dari Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Tengah,"tambah Dirut RSUD Toto Kabila.
Gedung bekas rumah sakit kusta tersebut kini terus mengalami perkembangan.
"Saya bekerja di sini sejak tahun 2005, jadi saya tahu bagaimana perkembangan RSUD Toto Kabila ini," ujarnya.
"Dahulu Rumah sakit ini adalah Rumah Sakit Kusta akhirnya berkembang di tahun 2007 menjadi RSUD," pungkasnya. (*)