Hasil Survei

2 Hasil Survei Terkini : Elektabilitas Ganjar Menanjak, Prabowo Mandek, Cek Anies

Survei Litbang Kompas, elektabilitas bakal capres PDIP Ganjar Pranowo mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

Editor: Aldi Ponge
Ilustrator: KOMPAS.com/ANDIKA BAYU SETYAJI
Ilustrasi survei elektabilitas kandidat capres. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Hasil survei calon presiden (Capres) terkini yang dilakukan Litbang Kompas dan Indikator Politik Indonesia.

Survei Litbang Kompas, elektabilitas bakal capres PDIP Ganjar Pranowo mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. 

Sedangkan survei Indikator Politik Indonesia, elektabilitas Ganjar Pranowo unggul tipis dari Prabowo Subianto

Survei Litbang Kompas dilakukan periode 27 Juli - 7 Agustus 2023 sedangkan sedangkan survei Indikator Politik Indonesia pada 15-21 Juli 2023.

Angka tersebut menunjukkan elektabilitas Ganjar naik ketimbang Mei 2023. Saat itu, Ganjar memperoleh elektabilitas 22,8 persen, tertinggal 1,7 persen dari Prabowo.

Sedangkan Prabowo, kompetitor terdekat Ganjar, justru mandek suaranya. Elektabilitas Prabowo tercatat cuma naik 0,1 persen dari Mei 2023 menjadi 24,6 persen.

Hasil survei terkini ternyata peta elektabilitas calon presiden masih dinamis. Jika sebelumnya Prabowo sudah unggul, kini Ganjar Pranowo kembali mengambil alih posisi teratas kendati tipis. 

Meski kenaikan elektabilitas Ganjar ini tidak terlalu signifikan, tren kenaikan ini dapat berpengaruh terhadap pergerakan politik ke depan.

Apalagi, dalam tiga bulan terakhir, Prabowo tidak mengalami kenaikan suara yang signifikan.

Hasil Survei Litbang Kompas

Dikutip dari Kompas.id, Senin (21/8/2023), elektabilitas Ganjar mencapai 24,9 persen, sedangkan Prabowo 24,6 persen.  Sementara elektabilitas Anies Baswedan, bakal capres dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), sebesar 12,7 persen.

Survei periodik melalui wawancara tatap muka ini diselenggarakan Litbang Kompas pada 27 Juli - 7 Agustus 2023. Sebanyak 1.364 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di331 desa/kelurahan, 38 provinsi di Indonesia. 

Menggunakan metode ini, pada tingkat kepercayaan 95 persen, margin of error survei +/- 2,65 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana.

Meskipun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi. Survei dibiayai sepenuhnya oleh harian Kompas (PT Kompas Media Nusantara). 

Berdasarkan hasil survei, Ganjar tercatat unggul tipis dari Prabowo, baik dalam simulasi terbuka, 10 nama, 5 nama, maupun 3 nama, meski selisihnya masih dalam rentang margin of error.

"Dalam survei terbaru Kompas, elektabilitas Ganjar Pranowo di angka 24,9 persen, Prabowo Subianto 24,6 persen, dan Anies Baswedan 12,7 persen," tulis Litbang Kompas, dikutip dari Harian Kompas edisi Senin (21/8/2023).

Angka di atas merupakan hasil survei dalam simulasi pilihan terbuka di mana responden dapat menyebut siapa pun yang menurut mereka layak dipilih menjadi presiden.

Dalam simulasi 10 nama, lima nama, dan tiga nama, elektabilitas Ganjar juga bersaing ketat dengan prabowo.

Dalam skema 10 nama, misalnya, Ganjar mendapatkan 29,6 persen, sedangkan Prabowo 27,1 persen, dan Anies 15,2 persen.

Kemudian, dalam skema lima nama, perolehan Ganjar 31,8 persen, Prabowo 27,8 persen, dan Anies 15,6 persen.
Litbang Kompas menyatakan, hasil tersebut menunjukkan bahwa hanya suara Ganjar yang tampak menanjak.

"Perubahan dari 10 ke lima nama itu relatif tidak mengubah suara untuk Prabowo dan Anies sehingga jarak keterpilihan Ganjar semakin lebar dengan Prabowo dan Anies," tulis Litbang Kompas.

Sementara itu, dalam simulasi tiga nama, Ganjar mendapatkan elektabilitas 34,1 persen, unggul dari Prabowo yang punya 31,3 persen dan Anies 19,2 persen.

"Meski demikian, suara Ganjar dan Prabowo belum bisa dikatakan berbeda secara signifikan alias masih bersaing ketat," tulis Litbang Kompas.

Hasil Survei Indikator Politik Indonesia

Berdasarkan simulasi tiga nama dalam survei tersebut, bakal calon presiden (bacapres) dari PDI-P, Ganjar Pranowo mendapatkan elektabilitas 35,2 persen, atau unggul tipis dibandingkan bacapres dari Partai Gerindra, Prabowo Subiantodi di angka 33,2 persen.

Survei juga menunjukkan bahwa elektabilitas bakal calon presiden dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, yakni Anies Baswedan berada di angka 23,9 persen.

Survei ini dilakukan dengan wawancara tatap muka terhadap 1.811 orang responden warga negara Indonesia berusia 17 tahun atau lebih atau sudah menikah ketika survei dilakukan.

Para responden itu dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of error ±2,35 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi mengatakan pendukung Anies tidak perlu khawatir atas hasil tersebut karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu masih punya peluang berada di dua besar karena ada 7,7 persen suara undecidedd voters.

"Selisih kurang lebih sekitar 9 persen dengan peringkat kedua sementara undecided masih 7,7 persen belum termasuk swing voters, itu Anies masih bisa, kompetitif minimal, untuk memperebutkan peringkat kedua," kata Burhanuddin.

Ia mengatakan, hasil survei ini juga menunjukkan tren elektabilitas para bacapres masih naik turun 6 bulan menjelang hari pencoblosan.

Burhanuddin mencontohkan, elektabilitas Prabowo sempat menjadi yang tertinggi sepanjang tahun 2020 hingga 2021, tetapi kemudian disalip oleh Ganjar pada April 2022.

Elektabilitas Prabowo pun terus turun pada 2022 hingga sempat disalip oleh Anies pada November 2022 yang tingkat keterpilihannya pun sempat mengancam Ganjar yang duduk di peringkat pertama.

"Tetapi sepanjang 2023 trennya (elektabilitas Anies) turun sampai kemudian di survei bulan Juli tren penurunan itu mulai recover," ujar Burhanuddin.

Sementara itu, elektabilitas Prabowo yang turun pada 2021 pelan-pelan merangkak naik hingga menyalip Anies pada Februari 2023 dan menyalip Ganjar seusai batalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

"Tetapi (Prabowo) belakangan kembali disalip meskipun lagi-lagi selisihnya tidak signifikan dengan Ganjar, jadi ini betul-betul seperti pacuan kuda, saling balap antarcapres," kata Burhanuddin.

9 HASIl SURVEI BEBERAPA WAKTU LALU

1. Lembaga LSI Denny JA

Elektabilitas Prabowo Subianto:

- 25,4 persen pada Januari 2023.

- 33,9 persen pada Mei 2023.

- 34,3 persen pada Juni 2023.

- 38,2 persen pada Juli 2023.

Elektabilitas Ganjar Pranowo:

- 37,8 persen pada Januari 2023.

- 31,9 persen pada Mei 2023.

- 32,7 persen pada Juni 2023.

- 35,3 persen pada Juli 2023.

Elektabilitas Anies Baswedan:

- 22,1 persen pada Januari 2023.

- 20,8 persen pada Mei 2023.

- 22,1 persen pada Juni 2023.

- 18,4 persen pada Juli 2023.

LSI Denny JA juga melakukan simulasi tiga nama. Hasilnya, Prabowo mengalahkan Ganjar dan Anies.

- Prabowo 38,2 persen.

- Ganjar 35,3 persen.

- Anies 18,4 persen.

2. Hasil Survei SSC pada 25 Juli - 03 Agustus 2023

Lembaga Surabaya Survei Center (SSC) merilis hasil jajak pendapat khusus di Jawa Timur.

Hasilnya, mayoritas pemilih perempuan memilih sosok Ganjar Pranowo sebagai Presiden Indonesia untuk periode tahun 2024-29.

Ganjar juga disebut berhasil memenangkan hati pemilih milenial di Jawa Timur.

Capres pilihan perempuan:

- Ganjar Pranowo 41,3 persen.

- Prabowo Subianto 34,2 persen.

- Anies Baswedan 16,7 persen.

- Tidak tahu sama sekali 7,8 persen.

Capres pilihan milenial:

- Ganjar pranowo 43,3 persen.

- Prabowo Subianto 32,8 persen.

- Anies Baswedan 17,9 persen.

- Tidak tahu sama sekali 6,0 persen.

3. Hasil Survei Polstat pada 28 Juli- 4 Agustus 2023

Menurut hasil survei Polstat Indonesia (Polstat) yang dirilis belum lama ini, elektabilitas tertinggi bakal capres 2024 adalah milik Prabowo Subianto.

Kemudian Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Survei ini dilakukan periode 28 Juli hingga 4 Agustus 2023 di 34 Provinsi Indonesia.

Populasi survei ini adalah seluruh WNI berusia di atas 17 tahun serta memiliki KTP.

Jumlah sampel yang diambil 1.200 responden. Metodenya menggunakan teknik pengambilan sample secara acak bertahap (multistage random sampling).

Margin of error survei ini sekira 2,8 persen, sehingga tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka oleh tenaga terlatih.

- Prabowo Subianto 41,4 persen.

- Ganjar Pranowo 27,0 persen.

- Anies Baswedan 26,9 persen.

- TT/TJ 4,7 persen.

4. Hasil Survei SPIN pada 15-25 Juli 2023

Lembaga Survey & Poling Indonesia (SPIN) menyebut elektabilitas Prabowo Subianto berada di posisi pertama, diikuti Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan.

Survei ini dilakukan dengan cara wawancara langsung dengan bantuan kuesioner kepada 1.230 responden di seluruh Indonesia.

Dengan margin of error survei ini sebesar 2,8 p persen, survei dilakukan pada tanggal 15-25 Juli 2023.

Berikut hasil survei elektabilitas capres simulasi tiga nama:

- Prabowo Subianto: 41,7 persen.

- Ganjar Pranowo: 30,3 persen.

- Anies Baswedan: 21 persen.

- Tidak Tahu: 7 persen.

5. Hasil Survei SMRC pada 16-23 Juli 2023

Menurut hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), sebanyak 40,6 persen publik menilai Jokowi mendukung Ganjar Pranowo, 28,3 persen Prabowo Subianto, dan 11,9 persen Anies Baswedan.

Tingkat kepuasan terhadap Jokowi:

- Tingkat kepuasan 77,3 persen.

- Sempat mencapai sekitar 80 persen.

Capres pilihan orang yang puas pada Jokowi:

- Ganjar 40 persen.

- Prabowo 29,7 persen.

- Anies 15 persen.

- Airlangga Hartarto 0,9 persen.

- Belum menjawab 14,4 persen.

6. Hasil Survei LSN pada 10 sampai 19 Juli 2023

Hasil survei Lembaga Survei Nasional (LSN) menunjukan bahwa elektabilitas Prabowo Subianto mengalahkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.

Survei ini dilaksanakan pada 10 sampai 19 Juli 2023 di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Populasi dari survei ini adalah seluruh Warga Negara Indonesia yang telah berumur minimal 17 tahun (memiliki e-KTP).

Adapun jumlah sampel sebanyak 1420 responden yang diperoleh melalui teknik pengambilan sampel secara acak berjenjang (multistage random sampling).

Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara tatap muka dengan responden dipandu kuesioner, dengan margin of error sekira 2,6 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Validasi data survei mengacu pada data kependudukan yang dikeluarkan BPS.

Top of mind capres:

- Prabowo 28,5 persen.

- Ganjar 17,6 persen.

- Anies 13,4 persen.

Hasil pertanyaan tertutup:

- Prabowo 33,8 persen.

- Ganjar 20,2 persen.

- Anies 16,4 persen.

Hasil tiga nama:

- Prabowo 40,5 persen.

- Ganjar 30,8 persen.

- Anies 22,4 persen.

7. Hasil Survei UMM pada 5-10 Juli 2023

Laboratorium Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang (UMM juga merilis hasil survei elektabilitas capres.

Hasilnya, Prabowo Subianto unggul dibanding Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan di Jawa Timur.

Survei ini dilakukan pada periode 5-10 Juli 2023, di 80 kelurahan dan desa terpilih di 31 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekira 3,5 persen.

Dari setiap Desa/Kelurahan itu dipilih acak RT/ RW dengan jumlah proporsional.

Total responden sebanyak 800 orang.

- Prabowo 37,3 persen.

- Ganjar 34,2 persen.

- Anies 7,1 persen.

8. Hasil Survei LSI pada 19-26 Juni

Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan elektabilitas Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto di Lampung bersaing ketat.

Survei dilakukan sepanjang 19-26 Juni, dengan melibatkan 1.620 responden di dua daerah pemilihan (dapil) Lampung.

Dari sejumlah simulasi survei yang dilakukan, elektabilitas Ganjar dan Prabowo selalu berdekatan.

Simulasi Top of Mind:

- Ganjar Pranowo 30,6 persen.

- Prabowo Subianto 30,4 persen.

- Anies Baswedan 10,3 persen.

- Ridwan Kamil 0,9 persen.

- Sandiaga Uno 0,6 persen.

Simulasi 10 Nama:

- Ganjar Pranowo 36,4 persen.

- Prabowo Subianto 36 persen.

- Anies Baswedan 12,3 persen.

- Ridwan Kamil 2,4 persen.

- Sandiaga Uno 1,6 persen.

Simulasi 4 Nama:

- Ganjar Pranowo 38,9 persen.

- Prabowo Subianto 38,8 persen.

- Anies Baswedan 14,8 persen.

- Puan Maharani 0,3 persen.

Simulasi 3 Nama:

- Ganjar Pranowo 39,7 persen.

- Prabowo Subianto 38,3 persen.

- Anies Baswedan 14,9 persen.

Simulasi 2 Nama:

- Prabowo Subianto 47,7 persen.

- Ganjar Pranowo 41,8 persen.

9. Hasil Survei Utting Research pada 12-17 Juni 2023

Lembaga survei yang berbasis di Australia, Utting Research menyebut bahwa elektabilitas Ganjar Pranowo mengalahkan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada 12-17 Juni 2023, dengan jumlah sampel responden sebesar 1.200, tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia.

Survei menggunakan metode multi stage random sampling, dengan margin of error sebesar 2,8 persen  pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

Elektabilitas capres:

- Ganjar 34 persen.

- Prabowo 33 persen.

- Anies 27 persen.

Responden yang inginkan keberlanjutan dan perubahan:

- Keberlanjutan 61 persen.

- Perbuhan 20 persen.

Sumber 1 : Kompas.com

Sumber 2 : TribunnewsSultra.com

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved