Kecelakaan Maut
Kecelakaan Maut, Mobil Terobos Perlintasan Kereta Api, Sopir Mobil Tewas, Seorang Pendeta Selamat
Pengemudi bernama John Devries (49) sedangkan 3 penumpang mengalami luka-luka yakni Mikhael Johannes Haposan (21), Andreas Apryono (22), dan Bonar Lu
Kecelakaan mobil yang tertabrak kereta saat melewati lintasan rel menjadi hal yang banyak terjadi Indonesia.
Beberapa ruas jalan terdapat lintasan rel kereta, maka dari itu apabila tidak hati-hati saat berkendara melintasi jalan tersebut akan mengancam nyawa.
Bahkan, tidak sedikit pula perlintasan kereta di beberapa wilayah tidak menggunakan palang pintu, oleh karena itu pengendara mobil harus ekstra waspada kendati kereta masih jauh.
Pasalnya, kereta bukanlah transportasi yang akan mudah melakukan rem tiba–tiba. Jika tertabrak atau tersenggol, maka akan sangat berbahaya.
Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia mengatakan pengemudi mobil harus menerapkan beberapa cara mengemudi yang aman saat melintasi rel kereta.
“Pertama berhenti di jarak 3 meter di belakang palang kereta. Buka kaca mobil 10 cm, dengarkan apakah ada pengumuman atau tanda jika kereta akan melintas atau tidak,” katanya baru-baru ini pada Kompas.com
Pemilik mobil yang tidak membuka kaca cenderung sulit mendengar tanda apakah akan ada kereta yang melintas atau tidak.
Hal inilah yang membuat sebagian korban kecelakaan langsung menerobos palang kereta. Dengan begitu tabrakan di perlintasan kereta terjadi.
Selain itu, hendaknya jika telah berada di sekitar daerah perlintasan kereta segera matikan audio di mobil. Jika belum aman, pengemudi harus bersabar menunggu kereta lewat bersama pengguna jalan lainnya.
“Jika sudah aman, pemilik harus segera melajukan mobilnya untuk melintasi rel kereta dengan percepatan atau sedikit meluncur. Hal ini agar ada gaya dorong,” ujar Sony.
Tips Aman Lewat Pelintasan Kereta Api bagi Pengendara Motor
Berkendara menggunakan sepeda motor di musim hujan membutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi. Kondisi jalan licin dan genangan air rawan mengakibatkan kecelakaan.
Lokasi rawan kecelakaan salah satunya di pelintasan kereta api. Selain licin, pengendara motor sering tidak menyadari adanya bahaya dari kereta api yang sudah dekat. Lantas bagaimana biar aman dan tidak sampai terjatuh di pelintasan?
Sony Susmana, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia, mengatakan, teknik pengendalian kendaraan berubah, dari keseimbangan roda, kecepatan, dan perhitungan matang, semuanya menentukan keamanan agar tidak tergelincir.
"Kecepatan dikontrol, melintasi perlintasan kereta api yang licin sangat besar risikonya. Telat perhitungan sepersekian detik, kereta bisa datang tiba-tiba. Sehingga, bisa diperhitungkan, posisi kendaraan yang aman diatas rel seperti apa," kata Sony.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kasat-Lantas-Polres-Tebingtinggi-AKP-Dhoraria-Simanjuntak-vvbb.jpg)