KKN PK UNG Gagas Pencegahan Pernikahan Dini dengan Bentuk Kader Remaja Desa Modelomo-Gorontalo

Dalam program pembentukan kader remaja anti pernikahan dini ini, diharapkan remaja Desa Modelomo dapat memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kualit

Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto KKN PK UNG Gagas Pencegahan Pernikahan Dini dengan Bentuk Kader Remaja Desa Modelomo-Gorontalo
TribunGorontalo.com
Mahasiswa KKN PK UNG bersama Kepala Desa Modelomo Burhanudin Nihe mengukuhkan kader remaja di Pantai Bolihutuo, Boalemo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melalui Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan (PK) berperan aktif dalam mengatasi pernikahan dini di Desa Modelomo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Melalui langkah inovatif ini, diharapkan tercipta kesadaran akan pentingnya mencegah pernikahan dini di kalangan remaja desa tersebut.

Menghadirkan solusi konkret dalam upaya pencegahan pernikahan dini, Mahasiswa KKN PK UNG membentuk kader remaja.

Tujuan utama dari pembentukan kader remaja ini adalah mengedukasi dan membimbing remaja rentan usia 14-19 tahun agar menghindari pernikahan dini yang bisa berdampak buruk bagi masa depan mereka.

Chinta Suryaningrum, seorang mahasiswa KKN PK UNG, menjelaskan bahwa langkah awal program ini adalah mengumpulkan data dari remaja-remaja di tiap dusun desa.

Informasi ini menjadi landasan untuk merancang pendekatan yang tepat dalam memberikan pemahaman mengenai pernikahan dini dan dampaknya.

"Awalnya kita kumpulkan terlebih dahulu para remajanya, untuk kita mintai keterangan bagaimana kesehariannya," ujar Chinta.

Langkah ini menjadi dasar untuk melanjutkan program kaderisasi remaja dengan efektif.

Selama dua hari, pada tanggal 25 hingga 26 Juli 2023, Mahasiswa KKN PK UNG melakukan pengumpulan data dari para remaja di Desa Modelomo.

Chinta mengungkapkan, langkah ini sekaligus sebagai bagian dari upaya nyata untuk membantu desa mencapai tujuan dalam mengatasi masalah stunting.

Langkah selanjutnya adalah melakukan observasi terhadap pernikahan dini yang sering terjadi di Desa Modelomo.

Chinta menjelaskan, "Kami melakukan observasi terhadap kasus pernikahan dini yang ada di desa ini." Langkah ini membantu merumuskan strategi lebih lanjut dalam mencegah pernikahan dini.

Burhanudin Nihe, Kepala Desa Modelomo, menyambut baik kehadiran Mahasiswa KKN PK UNG sebagai bagian dari usaha desa dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program desa dalam hal ini melibatkan berbagai sektor, termasuk pemberian makanan bergizi, posyandu remaja, serta dukungan gizi untuk ibu hamil dan balita.

Diharapkan kehadiran mahasiswa KKN PK UNG akan memberikan sinergi positif dalam upaya desa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved