Profil Tokoh
Profil AKP Supomo: Memimpin dengan Dedikasi sebagai Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota
Supomo lulus Bintara pada tahun 1996. Ia ditugaskan di Polres Limboto Gorontalo sebagai polisi Sabhara hingga 1999.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/782023_AKP-SUpomo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - AKP Supomo yang saat ini menjabat Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Gorontalo Kota menjadi seorang polisi sejak tahun 1995.
Ia mulai berkarir di kepolisian sejak mendaftarkan dirinya di Karombasan, Manado, Sulawesi Utara.
Supomo lulus Bintara pada tahun 1996. Ia ditugaskan di Polres Limboto Gorontalo sebagai polisi Sabhara hingga 1999.
Sejak saat itu, Supomo mulai dipercayakan bertugas di bagian lalu lintas hingga 2001.
Pada 2001, ia kemudian dipindah tugaskan di Polsek Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Gorontalo. Tugas tersebut tetap diembannya hingga 2005.
Setelah empat tahun lamanya berkecimpung di satuan lalu lintas Kabupaten Boalemo, Supomo dipercayakan untuk bertugas di Ditlantas Polda Gorontalo.
Tujuh tahun lamanya, Polisi yang memiliki seorang putra itu dipercaya untuk kepengurusan lalu lintas di Polda Gorontalo.
"Dari 2005 saya pindah Polda masuk Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) sampai 2012," kata Supomo saat ditemui TribunGorontalo.com di kantornya, Jumat (4/8/2023).
Setelah tujuh tahun lamanya mengurus lalu lintas di Provinsi Gorontalo, Supomo berangkat sekolah untuk menempuh pangkat yang lebih tinggi yaitu perwira.
Tak perlu lama-lama, Supomo lulus mengambil pangkat perwiranya di bulan November 2012 dan langsung ditugaskan kembali di Polda Gorontalo untuk kepengurusan pengaduan masyarakat.
"Untuk perwira yang pertama ini saya bertugas di SPKT Polda Gorontalo," imbuhnya.
Setelah mengurus aduan para warga Gorontalo di Polda, Supomo kembali lagi bertugas di Polres Limboto. Kali ini ia menjadi Kasi Propam Polres Limboto.
Tak lama berselang, polisi berketurunan Jawa itu kembali dipercayakan untuk bertugas di lalu lintas dengan jabatan Kanit Turjawali dan Kanit Regident.
"Setelah dari Kanit Regident, saya ditugaskan jadi Kapolsek Tolangohula," ucapnya.
Dari Kapolsek Tolangohula, ia berpindah tugas sebagai Staf Pribadi Pimpinan (Spripim), yaitu mengawal Kapolda Gorontalo saat itu.
Sehabis bertugas mengawal Kapolda Gorontalo, Supomo bertugas lagi di Ditlantas sebagai Paur STNK.
"Habis dari situ, saya jadi Kasatlantas Polres Gorontalo Utara (Gorut) selama sembilan bulan," sambungnya.
Supomo menjelaskan, saat menjabat Kasatlantas Polres Gorut, ia telah berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP).
Selama sembilan bulan menjabat Kasatlantas Gorut, Ia berangkat sekolah untuk mengambil pendidikan di Sespimma selama empat bulan.
"Berangkat sekolah di Sespimma itu bulan Februari 2022 kemarin," kata Supomo.
Setelah empat bulan mengambil pendidikan tersebut, polisi yang lahir di Manado itu ditugaskan kembali di Polda Gorontalo sebagai Biro SDM.
Di Biro SDM, Supomo hanya bertugas selama enam bulan dua minggu. Kemudian, langsung dipercayakan menjabat sebagai Kasat Lantas Polresta Gorontalo Kota hingga saat ini.
Selama berkarir di dunia kepolisian, Supomo paling banyak bertugas di satuan lalu lintas. Kurang lebih 10 tahun lamanya.
Artinya, pengetahuan mendalam tentang peraturan lalu lintas, kemampuan berkomunikasi yang baik, keterampilan manajemen lalu lintas yang efektif, telah dimiliki Supomo.
Melalui pengalamannya yang luas dan pengetahuannya tentang hukum lalu lintas, Supomo telah berperan dalam mengurangi pelanggaran dan kecelakaan di Gorontalo.
Sebagai seorang yang percaya akan pentingnya keselamatan jalan, ia aktif dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang aturan lalu lintas kepada masyarakat.
Dirinya memahami bahwa pendidikan dan kesadaran adalah kunci untuk menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman.
Selain itu, Supomo juga dikenal memiliki keterampilan komunikasi yang cukup baik. Kemampuannya berinteraksi dengan pengendara maupun rekan-rekan sesama polisi membuatnya menjadi sosok yang dihormati dan diandalkan dalam menjalankan tugasnya.
"Kalau soal prestasi apa ya? paling bentuk dedikasi ke masyarakat soal keselamatan dan patuh lalu lintas," ujar Supomo.
AKP Supomo merupakan contoh nyata dari seorang polisi lalu lintas yang tidak hanya menjalankan tugas rutin.
Namun juga, berupaya memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui penegakan hukum dan edukasi tentang keselamatan jalan.
Jadi polisi lalu lintas bagi Supomo adalah sebuah seni. Sebab, bisa menghadapi segala karakter masyarakat.
Jabatan yang diemban saat ini merupakan promosinya untuk ke pangkat lebih tinggi, yaitu promosi menuju Komisaris Polisi (Kompol).
"Insyaallah kalau rezeki, akan pensiun di Kompol," tandasnya. (*)