Pilpres 2024

Ketua DPD II Golkar Gorontalo Yakin Duet Prabowo-Airlangga Bakal Menang Pilpres 2024

Dari sekian isu koalisi Capres-Cawapres Pemilu 2024, dia yakin duet Prabowo-Airlangga pantas menang.

Penulis: Risman Taharudin | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Ketua DPD II Golkar Gorontalo Yakin Duet Prabowo-Airlangga Bakal Menang Pilpres 2024
Tribungorontalo/Risman Taharuddin
Dari sekian isu koalisi Capres-Cawapres Pemilu 2024, Hendra Hemeto meyakini duet Prabowo-Airlangga bisa memenangkan Pilpres 2024. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Koalisi Calon Wakil Presiden (Capres) dan Cawapres jelang Pemilu 2024 memunculkan isu peleburan dua koalisi.

Wacana meleburkan koalisi terus mencuat ke permukaan, seperti halnya Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) dan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Hadirnya duet antara Prabowo Subianto dan Airlangga Hartarto juga muncul seiring upaya peleburan dan koalisi tersebut.

Ketua DPD II Golkar Kabupaten Gorontalo, Hendra Hemeto berpendapat, dari sekian isu koalisi Capres-Cawapres Pemilu 2024, dia yakin duet Prabowo-Airlangga pantas menang.

Selain Prabowo, Airlangga pun dinilai cocok dipasangkan dengan siapa saja.

Secara pribadi, Hendra menginginkan Prabowo-Airlangga diduetkan sebagai Capres-Cawapres 2024.

"Sejauh ini berapa kali pertarungan Prabowo ialah pemenangnya, sehingga secara pribadi saya lebih melihat peluang itu pada pasangan Prabowo-Airlangga," kata Hendra Hemerto dalam pertemuan DPD II Partai Golkar, Selasa (1/8/2023).

Tanggapi isu Munaslub

Pada kesempatan yang sama, Hendra Hemeto menyoroti isu Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub).

Isu munaslub itu mencuat ke tengah publik saat nama Luhut Binsar Pandjaitan dan Bahlil Lahadalia ramai diperbincangan menggantikan Airlangga Hartarto.

Hendra Hemeto berpendapat, isu munaslub hanyalah penggiringan opini guna mengganggu konsentrasi partai Golkar.

"Alhamdulillah, seluruh Ketua DPD se Indonesia dikumpul membahas terkait hal tersebut. Dan seluruhnya menyatakan solid mendukung Airlangga baik Capres maupun cawapres dari partai Golkar," ucapnya.

Wakil Bupati Gorontalo itu mengatakan, semua DPD menolak munaslub, tak terkecuali Kabupaten Gorontalo.

Golkar di Kabupaten Gorontalo berpegang teguh pada keputusan DPP Golkar.

"Sampai hari ini kami tetap konsisten dengan kerja-kerja elektoral, serta sampai hari ini, kita belum mendengar pengaruh adanya isu tersebut," jelas Hendra. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved