Info Gempa Terkini
Gempa Bumi Terkini Rabu Pagi 26 Juli 2023, Cek Magnitudo dan Lokasi
BMKG mencatat, gempa tersebut terjadi di koordinat 0.33 lintang utara dan 123.54 bujur timur, dengan kedalaman 246 kilometer.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Gempa-bumi-pagi-ini-Rabu-26-Juli-2023.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Gempa bumi berkekuatan magnitudo 3.6 mengguncang wilayah Bolaang Uki, Sulawesi Utara pada Rabu pagi 26 Juli 2023.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi terjadi pukul 04:22:53 Wita.
BMKG mencatat, gempa tersebut terjadi di koordinat 0.33 lintang utara dan 123.54 bujur timur, dengan kedalaman 246 kilometer.
Hingga saat ini, belum ada laporan tentang korban jiwa maupun kerusakan yang terjadi akibat gempa ini.
Namun, BMKG mengingatkan warga untuk tetap waspada karena informasi awal yang diterima mengenai gempa ini masih dalam tahap pengolahan dan bisa berubah seiring dengan kelengkapan data.
Gempa dengan kedalaman yang cukup dalam seperti ini cenderung memiliki dampak yang lebih kecil di permukaan.
Meskipun begitu, warga di sekitar wilayah episenter diminta untuk tetap berhati-hati dan mengikuti perkembangan informasi dari BMKG serta petugas kesehatan dan keamanan setempat.
Pusat gempa berada sekitar 50 kilometer di barat daya Bolaang Uki. Warga di wilayah tersebut diimbau untuk menjauhi bangunan yang tidak kokoh selama masa aftershock berlangsung, meskipun biasanya gempa dengan kekuatan seperti ini jarang menimbulkan kerusakan yang signifikan.
BMKG akan terus memantau situasi dan memberikan pembaruan lebih lanjut jika terjadi perkembangan informasi yang signifikan.
Masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan mengutamakan keselamatan pribadi serta keluarga. Tetap siaga dan patuhi petunjuk dari pihak berwenang demi mencegah risiko yang tidak diinginkan.
Waspada Sebelum Gempa Bumi
1. Kenali daerah sekitar tempat tinggal (apakah termasuk rawan gempa atau tidak).
2. Ketika masuk ke sebuah gedung atau bangunan, perhatikan letak pintu keluar, tangga darurat, atau cara-cara untuk mengeluarkan diri jika sewaktu-waktu harus menyelamatkan diri.
3. Di dalam ruangan tempat Anda berada, perhatikan titik-titik yang aman untuk berlindung ketika gempa terjadi.
4. Perhatikan juga tempat yang berbahaya jika gempa terjadi, seperti di dekat kaca, tiang atau pilar, lemari, dan lain-lain.
5. Catat dan simpan nomor-nomor telepon penting yang harus dihubungi saat gempa terjadi seperti PMI, rumah sakit, pemadam kebakaran, polisi, dan lain-lain. Matikan kran air, kompor, gas, dan listrik jika selesai digunakan.
Tindakan Saat Gempa Bumi Terjadi
1. Jika berada di dalam rumah
Berusahalah menyelamatkan diri dan keluarga.
Berlindunglah di bawah meja agar tubuh tidak terkena benda-benda yang berjatuhan.
Lindungi kepala dengan apa saja, misalnya helm, bantal, papan, atau kedua tangan dengan posisi telungkup.
2. Jika berada di luar rumah
Merunduk dan lindungilah kepala, lalu bergeraklah menjauh dari gedung dan tiang menuju daerah terbuka.
Jangan melakukan tindakan apapun, tunggulah sampai keadaan benar-benar tenang karena setelah gempa pertama biasanya ada gempa susulan.
3. Jika berada di pusat perbelanjaan atau di tempat umum lainnya
Usahakan untuk tetap tenang, biasanya kerumunan orang dalam bencana berpotensi kepanikan. Ikuti petunjuk dari petugas penyelamat.
Jangan menggunakan lift ketika terjadi gempa atau kebakaran namun gunakanlah tangga darurat, lalu bergeraklah ke tempat terbuka.
4. Jika berada di dalam kendaraan
Berpeganganlah dengan erat sehingga tidak terjatuh dari guncangan atau jika kendaraan berhenti secara mendadak. Tetaplah tenang dan ikuti perintah atau petunjuk dari petugas.
Mintalah pengemudi untuk menghentikan kendaraan. Setelah itu bergeraklah ke tempat yang terbuka.
5. Jika berada di gunung atau pantai
Gempa dapat menimbulkan longsor di gunung atau perbukitan. Jika Kamu berada di pegunungan, bergeraklah ke tempat yang aman seperti lapangan terbuka yang jauh dari daerah lereng.
Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami, jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.
Penanganan Setelah Gempa Bumi
1. Bila masih berada di dalam ruangan atau gedung, segeralah keluar. Periksalah keadaan diri sendiri, apakah ada bagian tubuh yang terluka atau tertimpa benda-benda.
2. Mintalah orang dewasa untuk mematikan aliran listrik dan gas.
3. Janganlah menyalakan api, karena bisa terjadi kebocoran gas atau tumpahan bahan bakar.
4. Jika mampu, berilah pertolongan pertama kepada orang-orang yang berada di sekitarmu. Dengarkanlah informasi dari sumber-sumber yang terpercaya dan bertindaklah sesuai imbauan.
Gempa bumi dapat terjadi pada saat sedang tidur. Penting sekali untuk mengatur kamar tidur agar aman dari gempa.
Misalnya, jangan menaruh benda-benda yang mudah jatuh di dinding tempat tidur.
Tautkan lemari di dinding dan pastikan benar-benar kuat.
Pastikan ketika terjadi getaran kita tidak tertimpa benda-benda
Tidak hanya kamar, buatlah ruangan kantor aman dari gempa.
Selain konstruksi bangunannya, usahakan bingkai atau benda-benda lain yang ditempelkan di dinding melekat kuat
Aturlah meja-meja dan kursi-kursi agar tidak menghalangi orang bergerak ke pintu keluar ketika gempa terjadi.
10 benda wajib saat bencana
Kembali pada Buku Saku dari BMKG, di sana disebutkan ada 10 hal yang harus disiapkan dan dibawa saat bencana terjadi.
Benda-benda ini akan menjadi penyambung hidup di masa darurat.
Kesepuluh benda itu adalah sebagai berikut:
1. Air minum untuk 3-10 hari ke depan
2. Makanan untuk jangka waktu yang sama
3. P3K
4. Obat-obatan pribadi
5. Lampu senter plus baterai
6. Radio dan bateria
7. Uang dan dokumen kependudukan juga harta berharga
8. Pakaian, jaket, dan sepatu
9. Peralatan seperti peluit, sarung tangan, selotip, pisau serbaguna, pelindung kepala, dan masker
10. Pembersih seperti handsanitizer, tisu basah, dan peralatan mandi.