Jumat, 27 Maret 2026

PUPR Provinsi Gorontalo

PUPR Gorontalo: Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tolinggula Bisa Tingkatkan Produksi Pertanian

Rehabilitasi jaringan irigasi atau Daerah Irigasi (DI) Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara diharapkan mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

Tayang:
Penulis: Risman Taharudin | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto PUPR Gorontalo: Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tolinggula Bisa Tingkatkan Produksi Pertanian
Ist
Penandatanganan kontrak kerja sama pengadaan barang dan jasa dengan Direktur CV Ayu Hulalo. Dihadiri kontraktor, Konsultan Pengawasan, Inspektorat Provinsi Gorontalo, Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Polda Gorontalo, serta Tim Teknis dari Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Rehabilitasi jaringan irigasi atau Daerah Irigasi (DI) Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara diharapkan mendorong peningkatan produktivitas pertanian.

Hal itu diungakapkan oleh Kepala Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo, Aries Ardianto dalam penandatanganan kontrak kerja sama dengan Direktur CV Ayu Hulalo pada sebuah restoran di Kabupaten Gorontalo, Jumat (14/7/2023).

Aries mengatakan, rehabilitasi jaringan irigasi DI Tolinggula di Kabupaten Gorontalo Utara merupakan program pemerintah Provinsi Gorontalo. Program ini bertujuan meningkatkan pembangunan infrastruktur di bidang pertanian di Kabupaten Gorontalo Utara.

"Alhamdulillah, tadi sudah dilaksanakan penandatanganan kontrak kerja sama dengan penyedia jasa dan pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Tolinggula," tuturnya.

Selain pemerataan pembangunan infrastruktur, jaringan irigasi Tolinggula yang direhabilitasi akan mengairi lahan pertanian seluas 1.180 hektar di Kabupaten Gorontalo Utara.

Baca juga: PUPR Gorontalo Bangun Bronjong di Sungai Cokelat Gorontalo Utara

Daerah irigasi Tolinggula ini memiliki luasan lahan sawah cukup besar. Eksisting saat ini disebut sudah sangat menurun, bahkan sebagian lahan pertanian itu sudah beralih fungsi.

"Mudah-mudahan dengan adanya pekerjaan ini minimal bisa mempertahankan lahan pertanian yang ada," imbuhnya.

Diketahui sebelumnya, rehabilitasi jaringan irigasi DI Tolinggula dibiayai oleh Dana Alokasi Khusus (DAK).

Kontraknya bernilai Rp 6,1 miliar memuat beberapa item pekerjaan. Diantaranya pemasangan batu sepanjang 3,9 kilometer dengan lebar saluran 2,5 meter, pekerjaan plat duiker dan siphon. Sedangkan, untuk waktu pekerjaan selama 160 hari kalender kerja. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved