Polisi Sita Miras di Gorontalo
Ternyata Lokasi Penggerebekan Gudang Miras Dekat Mapolsek, Ini Tanggapan Kabid Humas Polda Gorontalo
Sebelumnya kepolisian yang dipimpin langsung Kapolda Gorontalo Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol berhasil mengamankan sebuah bagunan ya
Penulis: Ahmad Rajiv Agung Panto | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kabid-Humas-Polda-Gorontalo-Kombes-Pol-Desmont-Harjendro-rrrr.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Lokasi penggerebekan yang diduga menjadi gudang minuman keras ternyata berdekatan langsung dengan Polsek Dungaliyo, Polda Gorontalo.
Di mana di gudang itulah ditemukan sejumlah 33 Ribu botol miras dari segala merek.
Namun kegiatan di tempat tersebut nampak tidak diketahui oleh pihak kepolisian setempat
Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol Desmont Harjendro merasa kaget karena selama ini pihaknya tidak mendapatkan informasi terkait aktivitas pada gudang tersebut.
"Nah ini (Polsek) nanti juga kita akan cek termasuk juga polresnya kenapa selama ini tidak ada informasi," pungkas Kabid Humas Polda Gorontalo.
Ia pun menegaskan jika ditemukan adanya hal-hal yang diketahui berkaitan dengan aktivitas di lokasi penggerebekan tersebut, pihaknya akan melakukan penindakan.
"Dan ini akan kita dalami juga kalau itu memang ada hal hal yang berkaitan dengan internal kita akan lakukan pemeriksaan juga, " tegas Kombes Pol Desmont.
Sebelumnya kepolisian yang dipimpin langsung Kapolda Gorontalo Irjen Pol Angesta Romano Yoyol berhasil mengamankan sebuah bagunan yang menyimpan minuman keras dari berbagai merek pada Rabu (19/7/2023) dini hari
Minuman keras tersebut diketahui disita dari gudang milik dari seorang berinisial KP yang berada di Desa Dungaliyo, Kecamatan Bongomeme, Kabupaten Gorontalo.
Adapun barang bukti yang dimana sejumlah ribuan botol dari berbagai merek antaranya, bir bintang , valentine, kesegaran serta captikus.
"Untuk jumlah yang diamankan ada 2.000 sekian dos, kemudian untuk botolnya kurang lebih 33 ribu dari berbagai merek minuman," kata Kabid Humas.
Diketahui pula tempat penampungan tersebut belum memiliki izin secara resmi, dan asal minuman tersebut diketahui berasal dari Pulawesi Utara.
Namun kepolisian belum membeberkan secara jelas terkait kejelasan barang tersebut di jual di Gorontalo atau didistribusikan ke tempat tempat hiburan.
"Jadi itu semacam penampungnya jadi untuk distributornya nanti kita akan lakukan pendalam lagi dalam penyelidikan, yang jelas semalam saat dilakukan penangkapan memang ditemukan minuman beralkohol," ujar Desmont
Penangkapan miras tersebut disinyalir merupakan tangkapan terbesar dari kepolisian Gorontalo.
"Ini belum kita lakukan penimbangan untuk totalnya, namun kalo dilihat hasilnya sekolah ini sangat besar , bisa jadi ini yang terbesar," tambahnya.
Kepolisian pun saat ini masih terus melakuan pendalam terkait pengoprasian dari gudang tersebut serta tempat tempat yang diduga menjadi tempat penjualan minuman tersebut.(*)