Minggu, 22 Maret 2026

Tahun Baru Islam

Ribuan Masyarakat Gorontalo Padati Festival Tutulu Saat Peringatan 1 Muharram 1445 Hijriah

Kegiatan Festival Tutulu merupakan kegiatan yang digelar setiap tahunnya diinisiasi oleh pemerintah Desa, Kecamatan serta masyarakat Kecamatan Tibawa.

Tayang:
Penulis: Risman Taharudin | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Ribuan Masyarakat Gorontalo Padati Festival Tutulu Saat Peringatan 1 Muharram 1445 Hijriah
TRIBUNGORONTALO/RISMAN
Ribuan masyarakat Gorontalo padati festival tutulu (cucur) pada perayaan tahun baru islam 1 muharram 1445 hijriah. Bertempat di Jl satria Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ribuan masyarakat Gorontalo padati festival tutulu (cucur) pada perayaan tahun baru islam 1 muharram 1445 hijriah. Bertempat di Jalan satria Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo, Provinsi

Kegiatan Festival Tutulu merupakan kegiatan yang digelar setiap tahunnya diinisiasi oleh pemerintah Desa, Kecamatan serta masyarakat Kecamatan Tibawa.

Masyarakat sudah memadati areal jalan di Desa Isimu sekitar pukul 20.00 Wita. Selain itu terlihat banyaknya sajian di pinggir jalan yang disajikan warga baik dari desa sekitar maupun dari luar desa.

Beberapa sajian tersebut diketahui merupakan sajian khas Gorontalo salah satunya kue cucur yang menjadi ikon dari festival. Sajian itu mulai dari kue cucur yang dipajang di bahu jalan, juga ada masyarakat yang menyediakan dapur cucur atau sajian yang baru akan di masak.

Wawan Husain Pipi'i, Kepala Desa Isimu Utara Mengatakan kegiatan ini sangat di tunggu-tunggu masyarakat Kabupaten Gorontalo khusunya di kecamatan tibawa, sebab kegiatan ini menjadi satu ikon gotong royong yang digelar masyarakat.

Ribuan masyarakat Gorontalo padati festival tutulu (cucur) pgggg
Ribuan masyarakat Gorontalo padati festival tutulu (cucur) pada perayaan tahun baru islam 1 muharram 1445 hijriah. Bertempat di Jl satria Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo.

"Alhamdulillah masyarakat se kecamatan tibawa sangat antusias dengan perayaan ini, antusias itu tergambarkan malam ini," tuturnya

Lanjut Kepala Desa itu, antusias masyarakat itu terlihat dari pemberian kue cucur dari tiap-tiap desa se kecamatan tibawa. Setiap desa ditargetkan panitia untuk bisa menghidangkan 1.000 buah cucur untuk dipajang dan dibagikan ke masyarakat.

Tercatat, kegiatan tahunan tersebut baru dilaksanakan sebanyak empat kali dan menjadi agenda tahunan, serta di sponsori 16 Desa.

"Setiap desa ditargetkan 1.000 maka semuanya berjumlah 16.000 cucur yang dihidangkan," tutur Kades

Panitia menargetkan setiap desa bisa menghadirkan 1.000 buah cucur, namun karena berkaca pada kegiatan tahun-tahun sebelumnya juga ramai, maka ia menyediakan 1.500 buah cucur untuk dibagikan ke masyarakat yang berkunjung ke lokasi ini.

Kata Ayahanda (Kepala Desa) Isimu utara, untuk mencapai 1.500 kue cucur itu, ia meminta setiap kepala keluarga menyumbangkan lima buah kue cucur.

Kata dia, Festival cucur ini dimaknai sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas berlimpahnya hasil panen komoditi pertanian. Baik itu persawahan, kebun dan lainnya. Sehingga melalui perayaan 1 Muharram ini, masyarakat berbondong-bondong menyumbangkan hasil jerih payah mereka untuk dirasakan masyarakat setempat. Melalui pembagian cucur secara gratis.

Sementara itu Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo mengatakan, perlu menjadi sebuah kebanggaan apa yang dilaksanakan masyarakat Kecamatan Tibawa, menghadirkan gebyar tutulu (cucur).

Lanjut Nelson, Alhamdulillah gebyar Tutulu ini sudah menjadi event Kabupaten Gorontalo pada 1 Muharram. Pemerintah kabupaten Gorontalo memberikan anggaran sebesar Rp 10 juta .Tahun akan datang tentu akan dinaikkan lagi anggaran tersebut.

"Dana event ini melalui CSR sebab seluruh event itu saya anggarkan melalui CSR,"tuturnya.

Kata Bupati, Satu muharram ini sebagai tahun Hijriah islam, ataupun sebagai instrumen evaluasi diri dan intropeksi diri agar bisa menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya.

Tutulu atau cucur memiliki cita rasa yang enak, mulai dari tengahnya hingga pinggiran kuenya. Tentu ini menunjukkan bahwa antara rakyat dan pemimpin nya bersatu dalam satu Kabupaten Gorontalo.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved