Pemkab Bone Bolango
Percaya Wisata Hiu Paus Gorontalo Berkelas Dunia, Pemda Bone Bolango Minta Bantuan Kemenparekraf RI
Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango merencanakan pengembangan wisata Hiu Paus.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Hiu-Paus.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Daerah Kabupaten Bone Bolango merencanakan pengembangan wisata Hiu Paus.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma, pun meminta dukungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.
Hal itu disampaikan Sekda Ishak Ntoma di hadapan Dewan Juri Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2023, di Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, Jumat (7/7/2023).
Kata Ishak, Kemenparekraf diharapkan bisa mendukung pengembangan wisata melalui bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Insentif Daerah (DID).
Menurut Sekda Ishak, pihaknya percaya bahwa wisata Hiu Paus Botubarani bisa berkelas dunia.
"Apalagi ini satu-satunya wisata Hiu Paus di dunia yang bisa diakses dengan mudah oleh para wisatawan. Peluangnya besar untuk menjadi wisata kelas dunia," ungkap Ishak.
Baca juga: Usai Lewati Masa Transisi 3 Pejabat Gubernur, DPRD Provinsi Gorontalo Akhirnya Setujui Raperda Ini
Pada kesempatan yang sama, Direktur Tata Kelola Destinasi, Kemenparekraf RI, Indra Ni Tua mengatakan, destinasi Wisata Hiu Paus memiliki kekhasan tersendiri.
Hanya saja, ia berharap wisatawan yang bisa lebih tertarik tinggal lebih lama di Botubarani.
"Kita buat mereka tidak hanya melihat Hiu Paus-nya, tapi kita juga harus cari cerita yang menarik, terkait dengan sejarah Botubarani. Karena hal itulah yang menjadikan Botubarani menjadi salah satu desa terbaik di seluruh Indonesia," tandas Indra. (ADV)