Ditlantas Polda Gorontalo Meriahkan Peringatan ke-77 Hari Bhayangkara dengan Turnamen Slalom
Slalom adalah adu kecepatan melewati lintasan yang diatur dengan menggunakan cone berwarna merah dan hijau dan berpatokan dengan waktu.
Penulis: Risman Taharudin | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/272023_Slalom-di-Ditlantas-Polda-Gorontalo.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ditlantas Polda Gorontalo memeriahkan peringatan ke-77 hari Bhayangkara dengan turnamen Slalom, Minggu (2/7/2023).
Slalom adalah adu kecepatan melewati lintasan yang diatur dengan menggunakan cone berwarna merah dan hijau dan berpatokan dengan waktu.
Dir Lantas Polda Gorontalo Kombes Pol Arief Budiman mengatakan, Slalom sebagai olahraga mobil digelar untuk menyalurkan hobi para pecinta otomotif.
Juga sebetulnya untuk menguji ketangkasan para peserta dalam mengemudikan mobil, sehingga dapat meningkatkan peluang keselamatan dalam berkendara di jalan raya.
Slalom kali ini dibuka dengan lima kelas. Masing-masing juara pada kelas tersebut mendapatkan hadiah uang tunai serta trophy.
"Kita juga mengadakan doorprize berupa kulkas, TV, mesin cuci dan lainnya yang nantinya didapatkan oleh peserta lomba dan pemenang games," katanya di lokasi.
Pelaksanaan Slalom digelar di belakang kantor Ditlantas Polda Gorontalo, Jalan Tahir Manyo, Tinelo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.
Arena yang digunakan tersebut bernama Indonesian Safety Driving Center (ISDC). Ia mengaku jika lapangan tersebut bisa pula digunakan oleh para pecinta otomotif.
"Sarana ini bisa digunakan latihan hanya saja dengan syarat harus menggunakan kelengkapan berkendara," tuturnya.
Pantauan TribunGorontalo.com di lokasi, turnamen ini diikuti oleh 150 peserta dari berbagai daerah di Sulawesi.
Rinciannya, sebanyak 70 peserta dari Sulawesi Utara, 10 dari Sulawesi Tengah, dan 50 dari Gorontalo.
Kata Arief, adu ketangkasan bisa dilakukan di tempat tersebut. Namun ia mengingatkan untuk para peserta tetap berkendara sesuai aturan saat di jalan raya.
Ia berkeinginan ke depan tidak hanya turnamen Slalom yang akan digelar di tempat itu, juga bisa jadi ada drag race maupun road race.
"Kalau anda jago, buktikan di arena legal dan berkelas tentu mainnya di arena bukan di jalanan umum. Kalau main di sini tentu aman serta tidak membahayakan pengguna jalan lainnya," tegas Arief Budiman.
Polda Mengundang IMI Gorontalo