Wisuda Siswa

Wisuda Siswa di Gorontalo Ditolak Gubernur, Wali Kota hingga Bupati

Mulai dari Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, hingga Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, ikut menolak.

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com/Youtube: Sanggar Davinsi
Wisuda siswa TK. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Setidaknya 3 kepala daerah Gorontalo menolak penyelenggaraan wisuda siswa. 

Mulai dari Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya, Wali Kota Gorontalo Marten Taha, hingga Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo, ikut menolak.

Ketiga kepala daerah ini sama-sama berpendapat, bahwa wisuda siswa di Gorontalo memberatkan orang tua. 

PJ Ismail Pakaya Keluarkan Larangan Wisuda Siswa di Gorontalo, Ada Sanksi Kalau Sekolah Ngeyel

 

Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya saat menggelar dialog dengan ratusan kades, BPD dan pejabat Pemkab Pohuwato di Hotel Balairung, Jakarta, Jumat (12/5/2023). Penjagub berkomitmen melanjutkan program baik pendahulunya, salah satunya kompetisi AMFC 2023
Penjagub Gorontalo Ismail Pakaya saat menggelar dialog dengan ratusan kades, BPD dan pejabat Pemkab Pohuwato di Hotel Balairung, Jakarta, Jumat (12/5/2023). Penjagub berkomitmen melanjutkan program baik pendahulunya, salah satunya kompetisi AMFC 2023 (TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya mengeluarkan larangan pelaksanaan wisuda siswa level SMA, SMK, hingga SLB. 

Jika sekolah terlanjur menjadwalkan wisuda siswa tersebut, ia meminta agar segera dibatalkan. “Saya minta dibatalkan saja,” tegas Ismail Pakaya

Ia tak peduli meski wisuda siswa itu sudah disepakati dengan badan komite sekolah. Bahkan, Ismail meminta agar uang yang terlanjur dikumpulkan dari orang tua, harus dikembalikan. 

"Khusus untuk SMA, SMK, SLB yang masih melakukan wisuda, mohon maaf kepala sekolahnya akan saya beri sanksi,” tegas Ismail, Selasa (20/6/2023). 

Ismail mengatakan, pada saat rapat komite sekolah untuk pengambilan keputusan pelaksanaan wisuda, banyak orang tua yang hanya diam. 


Baca Selengkapnya

Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo Minta Wisuda Sekadar Silaturahmi Saja

 

Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat meninjau boot camp Ramadhan Fair 2023 di area Foodcourt Limboto, Jumat (24/3/2023).
Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat meninjau boot camp Ramadhan Fair 2023 di area Foodcourt Limboto, Jumat (24/3/2023). (TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Bupati Gorontalo, Nelson Pomalingo saat ditemui di Festival Pesona Danau Limboto (FPDL) 2023. meminta acara wisuda harus disesuaikan kesepakatan orang tua murid.

"Pertama, saya serahkan kesepakatan orang tua ya. Kalau orangtua senang, silakan. Tapi jangan memaksa soal wisuda itu," kata Nelson Pomalingo kepada TribunGorontalo.com, seusai menutup agenda lomba perahu dayung FPDL 2023, Selasa (20/6/2023) sore.

Kalaupun harus dibuat acara penamatan murid TK, acara dibuat secara sederhana sehingga tidak membebani orangtua.

"Yang paling penting kan silaturahminya. Yang kedua, pengumuman mereka (murid) sudah selesai," jelas bupati.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved