Termasuk Cak Imin, Bakal Cawapres Prabowo Mengerucut Jadi Dua Nama? Waketum Gerindra Beri Penjelasan
Muncul kabar yang menyebut bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Prabowo Subianto sudah mengerucut menjadi dua nama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/090822-Prabowo-Cak-Imin.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Muncul kabar yang menyebut bakal calon wakil presiden (bacawapres) dari Prabowo Subianto sudah mengerucut menjadi dua nama.
Kedua nama itu adalah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dan satu nama lain yang masih dirahasiakan.
Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman pun memberikan penjelasan.
Baca juga: 2 Pilihan untuk Pegawai Honorer Pemprov Gorontalo, jadi PPPK atau Outsourching
Ia mengaku dirinya belum mengetahui secara pasti mengenai kabar tersebut. Nantinya, penentuan Bacawapres akan ditentukan oleh Prabowo dan Cak Imin.
"Saya nggak tahu secara persis seperti apa tapi yang jelas akan dibahas beliau berdua, akan diputus akan diumumkan oleh beliau berdua," kata Habiburokhman kepada wartawan, Selasa (20/6/2023).
Ia menuturkan bahwa komunikasi antara Prabowo dan Cak Imin semakin intens membahas mengenai bacawapres tersebut.
"Mereka selalu berkomunikasi ya, berkomunikasi. Bukan hanya di level petinggi ya Pak Prabowo dengan Gua Muhaimin, di second line, third line, fourth line kita terus berkomunikasi bagus," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sedang menjalani pingit untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2024.
Baca juga: 238 Hari Menuju Pilpres 2024 - Survei: Penyuka Soekarno-Megawati Pilih Ganjar, Anies, Prabowo?
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid mengatakan Cak Imin sedang melakukan pingit karena sudah ada pasangannya.
"Ya sudah ada pasangannya. Sekarang dipingit," kata Jazilul di kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Senen, Jakarta Pusat, Senin (19/6/2023).
Jazilul pun percaya diri alias pede jika pasangan Cak Imin adalah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Sebab, PKB dan Partai Gerindra telah membentuk Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).
"Terus, kita kan koalisinya dengan Gerindra. Ya siapalagi kalau bukan Pak Prabowo?" ujarnya.
Namun, Wakil Ketua MPR RI ini menuturkan keputusan akhirnya berada pada tangan Prabowo dan Cak Imin.