Gorontalo Kemarin
Gorontalo Kemarin, Update Harga Pangan di Pasar Gorontalo dan Opini BPK untuk Pemprov Gorontalo
TRIBUNGORONTALO.COM merangkum sejumlah berita populer sepanjang Selasa (30/5/2023). Berita-berita itu masih relevan dibaca hari ini, Rabu (31/5/2023).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/18523-pedagangbarito.jpg)
Bukan tanpa alasan, Erwin meminta hal demikian karena melihat maraknya balapan ilegal di jalan raya. Selain berbahaya bagi pelaku, balap liar di jalan raya juga mengganggu ketertiban umum.
Beruntung pada Jumat (19/05/2023) di Jalan Prof. Dr. Ing. B. J. Habibie, Bone Bolango, para pembalap bisa menyalurkan hobinya.
Kegiatan balapan itu bertajuk Kejuaraan Drag Bike Seri 1 dan Open Turnamen Drag Rice BRT Championship Gorontalo tahun 2023.
Ismail Pakaya Minta PU Perhitungkan Pembangunan Bandara Pohuwato
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Pj Gubernur Gorontalo Ismail Pakaya meminta pembangunan Bandara Pohuwato diperhitungkan dengan baik.
Ia meminta, agar Bandara Pohuwato dibangun untuk digunakan hingga berpuluh-puluh tahun ke depan.
Artinya, pembangunanya haruslah memikirkan anak cucu, tidak sekadar dibangun untuk zaman sekarang.
“Sebelum ada pemukiman dan macam-macam di daerah sana silahkan diperhitungkan dari sekarang. Misalnya di daerah sekitar ada hutan lindung dan lain sebagainya. Perhitungkan semuanya dengan baik untuk 30 atau bahkan 40 tahun ke depan,” kata Ismail saat memimpin Rapat Koordinasi bersama Kepala – Kepala Balai Kementerian Perhubungan wilayah Gorontalo di Aula Rujab Gubernur, Minggu (28/5/2023).
Penjagub Ismail menilai kehadiran bandara Pohuwato bisa menjadi masalah setelahnya jika tata ruang tidak direncanakan dengan baik.
Pedagang Beras Gorontalo Ini Curhat Pernah 4 Kali Bangkrut, Berjuang Demi Sekolahkan Anak
TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Alwin (48) pedagang beras Gorontalo mengenang masa sulit ketika usahanya bangkrut sampai empat kali.
Alwin memulai bisnis menjadi juragan beras sejak tahun 1997 silam. Saat itu ia masih berusia 22 tahun.
13 tahun menjalankan usahanya, Alwin memutuskan merantau ke Bitung pada tahun 2010.
Usai lima tahun melanglang buana di wilayah Provinsi Sulawesi Utara, pria asal Bongomeme ini kembali ke kampung halamannya tahun 2015.
Lalu ia mencoba menjelajahi Sulut lagi empat tahun kemudian. Barulah pada 2019, Alwin pulang ke Gorontalo.