Sabtu, 7 Maret 2026

Pedagang Beras Gorontalo Ini Curhat Pernah 4 Kali Bangkrut, Berjuang Demi Sekolahkan Anak

Alwin memulai bisnis menjadi juragan beras sejak tahun 1997 silam. Saat itu ia masih berusia 22 tahun.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fadri Kidjab | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Pedagang Beras Gorontalo Ini Curhat Pernah 4 Kali Bangkrut, Berjuang Demi Sekolahkan Anak
TribunGorontalo.com
Alwin memulai bisnis menjadi juragan beras sejak tahun 1997 silam. Saat itu ia masih berusia 22 tahun. 

Pria dikenal dengan panggilan Om Gode ini mengungkapkan bahwa ia tidak akan mengakali timbangan hanya karena mencari untung.

"Dalam berbisnis begini, kuncinya cuma satu. Jaga nama baik," ucapnya.

Baca juga: Cerita Reinhard Santoso Diver Gorontalo Bertemu Paus Orca, Sempat Disangka Lumba-lumba

"Uang bisa dicari, tapi kalau nama sudah rusak, susah diperbaiki lagi," jelas Alwin.

Kini Alwin mengaku harus memulai kembali dari awal. Anak sulungnya sudah memasuki tahun ketiganya di Universitas Gorontalo. Sementara anak bungsunya masih duduk di bangku SMA. 

Ia berhasil mempertahankan bisnis jualan beras yang telah dirintis selama 26 tahun tersebut.

Alwin sekarang menjual berasnya di kompleks Pasar Limboto.

Beras Udin, Ciheran, Mamberamo dijualnya seharga Rp 11 ribu per liter dan Rp 13 ribu per kilogram. 

Sementara, beras Superwin dijual Rp 12 Ribu per liter, dan Rp 14 ribu per kilogram.

Sejak Desember 2022, kata Alwin, harga beras masih statis.

"Kalau mau lihat tren, so tidak mau turun dia. Normalnya sudah begini," ujarnya. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved