Liga Champions

Real Madrid Dicurangi VAR, Gol Manchester City Tidak Sah, Ini Buktinya

Real Madrid disebut telah dicurangi Video Assistant Referee (VAR).Polemik ini terjadi pada detik-detik Manchester City menyamakan kedudukan.

|
Kolase TribunGorontalo.com
Kontroversi gol Manchester City ke gawang Real Madrid di Santiago Bernabeu 

TRIBUNGORONTALO.COM - Real Madrid disebut telah dicurangi Video Assistant Referee (VAR).

Melansir kanal beinSports yang viral dibagikan ke media sosial Twitter itu menunjukkan secara gamblang bagaimana bola sudah keluar lapangan sebelum gol Manchester City tercipta.

Hal senada diungkapkan eks manajer Arsenal Arsene Wenger

Kepala Pengembangan Sepak Bola Global FIFA itu menyebut bahwa VAR seyogyanya meninjau gol Man City.

"VAR seharusnya memeriksa kontrol bola yang dilakukan Bernardo Silva," kata Arsene Wenger sebagaimana dilansir TribunGorontalo.com, Rabu (10/5/2023).

Polemik ini terjadi pada detik-detik Manchester City menyamakan kedudukan.

Kontrol bola Bernardo Silva dipandang ilegal oleh beberapa pihak.

Aliran bola ini kemudian memberikan peluang bagi Man City, sebelum akhirnya Kevin De Bruyne menyamakan kedudukan pada menit ke-67.

Sepakan keras dari luar kotak penalti membuat kiper Los Blancos Thibo Courtois tak berdaya.

Pertandingan berlangsung sengit. Kedua tim sama-sama menyerang agresif. Meskipun dominasi serangan the Citizens lebih banyak.

Manchester City akan sangat senang dengan hasil imbang 1-1 di leg pertama semifinal mereka, tetapi Pep Guardiola tidak akan cukup aman.

Baca juga: Rating Pemain Real Madrid Vs Manchester City: Vinicius Brilian, Benzema Kehilangan Sentuhan

Ya, City mungkin memiliki keunggulan karena leg kedua diadakan di kandang.

Tetapi serangan Real Madrid di leg pertama ini membuktikan bahwa mereka bisa kejam menghukum kesalahan apa pun di Manchester. 

Cara Vinicius Jr mencetak gol setelah build up yang bagus dari Modric dan Camavinga cukup menggambarkan kelas Real Madrid pada kompetisi bergengsi ini.

City pada kesempatan yang sama mendominasi penguasaan bola, tetapi juara bertahan UCL itu masih memiliki kans membalikkan performa terbaik mereka. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved