Rabu, 4 Maret 2026

Pilpres 2024

285 Hari Menuju Pilpres 2024: Manuver PKB - Golkar untuk Prabowo Subianto?

Koalisi besar demi kepentingan pemenangan bakal Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto?

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto 285 Hari Menuju Pilpres 2024: Manuver PKB - Golkar untuk Prabowo Subianto?
Kolase TribunGorontalo.com/@prabowo
(Kiri ke kanan) Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto di Istana Negara, Jakarta belum lama ini. Koalisi besar demi kepentingan pemenangan bakal Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto? 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Politics is the art of the possible (politik adalah seni tentang kemungkinan). Manuver Partai Golkar dan PKB diprediksikan untuk membangun koalisi besar.

Koalisi besar demi kepentingan pemenangan bakal Calon Presiden (Capres) Prabowo Subianto?

PKB telah setahun berkoalisi dengan Partai Gerindra pimpinan Prabowo. Saat Lebaran Idulfitri 1444 Hijriah, Prabowo menemui sesepuh Golkar seperti Aburizal Bakrie dan belum lama ini Jusuf Kalla.

Prabowo juga intens bertemu Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto.

Ketum Golkar Airlangga dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar bergiliran menemui Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Saat konferensi pers di kediaman SBY di Cikeas Jakarta, Rabu 3 Mei 2023 malan, Cak Imin -sapaan Muhaimin- secara terang-terangan mengaku ingin menggoda AHY bergabung ke Koalisi Besar.

Koalisi Besar mengemuka setelah pertemuan 5 ketum parpol di acara hari lahir (Harla) PAN. Hadir Ketum Gerindra Prabowo, Airlangga, Cak Imin, Plt Ketum PPP M Mardiono, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Presiden Joko Widodo.

Nah, belakangan PPP bergeser ke PDIP setelah menyatakan dukungan pencapresan Ganjar Pranowo.

Koalisi Besar tersisa Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (Gerindra - PKB) dan Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar - PAN).

Berdasarkan hasil survei nasional, Prabowo paling cocok menjadi capres dari Koalisi Besar. Prabowo memiliki elektabilitas yang sama kuat dengan Ganjar, capres PDIP - PPP.

Selanjutnya ada Anies Baswedan, capres yang diusung Koalisi Perubahan dan Persatuan yang didukung Partai Nasdem, PKS dan Demokrat.

Prediksi 3 Poros di Pilpres 2024 berdasarkan hasil Pemilu 2019:

Poros I

Capres: Ganjar Pranowo

Cawapres: Sandiaga Uno/Erick Thohir/Ridwan Kamil

  • PDI-P

Jumlah suara: 27.503.961 (19,33 persen)

Jumlah kursi: 128

  • PPP

Jumlah suara: 6.323.147 (4,52 persen)

Jumlah kursi: 19

Total 147 kursi DPR RI (25,56 persen)

Poros II

Capres: Prabowo Subianto

Cawapres: Airlangga Hartarto/Muhaimin Iskandar

  • Golkar

Jumlah suara: 17.229.789 (12,31 persen)

Jumlah kursi: 85

  • Gerindra

Jumlah suara: 17.596.839 (12,57 persen)

Jumlah kursi: 78

  • PKB

Jumlah suara: 13.570.970 (9,69 persen)

Jumlah kursi: 58

  • PAN

Jumlah suara: 9.572.623 (6,84 persen)

Jumlah kursi: 44

Total 263 kursi DPR RI (45,73 persen)

Poros III

Capres: Anies Baswedan

Cawapres: AHY/Khofifah Indar Parawansa

  • Nasdem

Jumlah suara: 12.661.792 (9,05 persen)

Jumlah kursi: 59

  • Demokrat

Jumlah suara: 10.876.057 (7,77 persen)

Jumlah kursi: 54

  • PKS

Jumlah suara: 11.493.663 (8,21 persen)

Jumlah kursi: 50

Total 163 kursi DPR RI (28,34 persen)

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved