Pelaku Penembakan MUI Pusat Sudah Berkali-kali Mengaku Nabi, Sebut Diirinya Dapat Bisikan Gaib
Terungkap bahwa pelaku penembakan kantor MUI itu adalah seorang pria berusia 60 tahun bernama inisial M. Ia sudah berkali-kali mengaku sebagai nabi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/252023_penembahan-kartu-MUI.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Sempat terjadi aksi penembakan di Kantor MUI Pusat pada Selasa (2/5/2023) pagi.
Terungkap bahwa pelaku penembakan kantor MUI itu adalah seorang pria berusia 60 tahun bernama inisial M.
Pria tersebut sempat berhasil dibekuk oleh petugas, namun ia tewas tak lama setelah melakukan aksinya itu.
Kini sosok tersebut menjadi sorotan, di mana rupanya ia sudah berkali-kali mengaku sebagai nabi.
Baca juga: Menag Yaqut Kecam Pelaku Penembakan di Kantor MUI, Dorong Polri Usut Riwayat Pelaku
Dilansir TribunWow.com, M sesumbar soal bisikan gaib yang diperolehnya pada 1982 silam.
Nahas, bisikan gaib itu justru membawa maut untuknya.
Wakil Ketua MUI, Anwar Abbas mengatakan M sempat menemui resepsionis kantor MUI.
Kepada seorang karyawan, ia mengaku sebagai seorang nabi.
"Dia mendakwahkan dirinya sebagai nabi, dia berasal dari Lampung, dan ingin ketemu dengan ketua MUI," ujar Anwar, dikutip dari Tribunnews.com, Selasa (2/5/2023).
Sebelum penembakan berlangsung, M sudah dua kali menyambangi Kantor MUI Pusat.
Saat kali ketiga kedatangannya, M malah nekat melakukan penembahkan.
Menurut Anwar, M sempat mendatangi resepsionis dan meminta bertemu dengan ketua MUI.
Namun, resepsionis kembali menanyakan siapa yang ingin ditemui pelaku, mengingat ada 10 ketua MUI di kantor tersebut.
Baca juga: Polri Dalami Motif Pelaku Penembakan di Kantor Pusat MUI