Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-428: Wagner Sebut Serangan Balik Ukraina Dimulai Minggu Depan
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-428, Kamis (27/4/2023): Wagner ungkap serangan balik Kyiv dimulai pekan depan atau setelah 2 Mei 2023.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM – Kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner, menyebutkan bahwa serangan balik Ukraina akan dimulai minggu depan.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Kamis (27/4/2023) atau hari ke-428 perang, Bos Wagner Yevgeny Prigozhin yang menyalahkan Rusia karena kekurangan amunisi, memperingatkan bahwa Ukraina mengirimkan unit terbaiknya ke Kota Bakhmut di Provinsi Donetsk.
Prigozhin mengatakan serangan balasan Ukraina kemungkinan akan dimulai setelah 2 Mei karena dia memperingatkan bahwa tentara bayarannya tidak memiliki cukup amunisi.
Dalam pesan audio yang diunggah ke Telegram pada Rabu (26/4/2023), Prigozhin mengatakan bahwa serangan balik Ukraina “tak terhindarkan”.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-427: Kyiv Gandeng FBI untuk Investigasi Kejahatan Perang
Prigozhin mengatakan bahwa Kyiv mengirim unit terlatih ke Kota Bakhmut, wilayah Ukraina timur yang terkepung sekaligus menjadi pertempuran berdarah berkecamuk selama berbulan-bulan.
Tapi “kami akan maju dengan cara apa pun, hanya untuk menghancurkan tentara Ukraina dan mengganggu serangan mereka”, kata Prigozhin.
Prigozhin menambahkan bahwa pasukan Ukraina akan mulai menyerang bulan depan, saat cuaca membaik dan tanah mengeras.
Prigozhin, yang telah lama berselisih dengan Kementerian Pertahanan Rusia karena kekurangan senjata, menegaskan kembali ketidakpuasannya dan mengatakan para pejuangnya menderita banyak korban.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-426: Putra Jubir Presiden Putin Ikut Bertempur Bersama Wagner
Dia juga mempertanyakan mengapa pasukan Rusia belum meluncurkan misi untuk merebut kota terdekat Sloviansk atau Kramatorsk untuk mengurangi tekanan terhadap Bakhmut.
Serangan balasan Ukraina diharapkan terjadi pada musim semi ini dan dalam beberapa pekan terakhir, para pejabat di Kyiv mengatakan serangan skala besar dapat terjadi kapan saja.
Sebelumnya, pada 11 April, Prigozhin mengatakan lebih dari 80 persen Bakhmut dikendalikan oleh pasukan Wagner miliknya.
Tetapi pernyataan Bos Wagner tersebut dibantah oleh Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-425: Sebrangi Sungai Dnipro, Pasukan Ukraina Dihujani Tembakan
Rusia mengatakan merebut Bakhmut akan memungkinkan pasukannya melakukan serangan lebih lanjut di Ukraina timur.
Namun analis Barat mengatakan jatuhnya Kota Bakhmut tidak akan menandai kemenangan yang signifikan bagi Rusia yang memulai perangnya di Ukraina sejak 24 Februari 2022 lalu itu.
Kyiv juga meremehkan pentingnya strategis Bakhmut untuk Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-420: Dokumen AS Sebut Mesir Sepakat Pasok Senjata ke Ukraina
Namun Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah berulang kali menolak untuk menarik pasukannya.
Jika Moskow berhasil merebut Kota Bakhmut, itu akan menjadi kemajuan besar pertama Rusia sejak serangkaian kekalahan di wilayah Kharkiv timur laut dan Kherson selatan tahun lalu.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ilustrasi-wagner.jpg)