Pilpres 2024

293 Hari Menuju Pilpres 2024: PPP Resmi Usung Gajar Pranowo sebagai Capres

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono resmi mengumumkan Calon Presiden Ganjar Pranowo.

Editor: Lodie Tombeg
Kolase TribunGorontalo.com
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono dan Ganjar Pranowo. PPP resmi mengumumkan Calon Presiden Ganjar Pranowo. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono resmi mengumumkan Calon Presiden Ganjar Pranowo.

PPP mengusung Ganjar sebagai bakal calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memutuskan Bapak Haji Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden RI pada Pemilu 2024," kata Mardiono dalam acara Pengumuman Bakal Calon Presiden 2024 di Ngaglik, Sleman, Yogyakarta, Rabu (26/4/2023).

Sebelumnya, Majelis Pertimbangan PPP menyatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berpeluang besar untuk diusung oleh PPP dalam Pilpres 2024.

Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Romahurmuziy mengatakan, keempat majelis partai telah mengevaluasi dua nama bakal calon presiden, yaitu Ganjar Pranowo dan Anies Rasyid Baswedan.

PPP melakukan evaluasi berdasarkan rekam jejak, kedekatan historis, dan hubungan emosional dengan keluarga besar PPP.

Setelah berbagai pertimbangan, nama Ganjar Pranowo yang diprioritaskan untuk diusung partai berlogo Kabah itu.

Baca Juga: PPP Umumkan Capres Pilihannya Hari Ini, Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan?

"Mas Ganjar memang memiliki peluang lebih tertaut ke PPP dari aspek-aspek di atas," ujar laki-laki yang akrab disapa Romy itu, Selasa (25/4/2023) dilansir dari Harian Kompas.

Menurutnya, Ganjar Pranowo dianggap memiliki peluang lebih besar untuk diusung oleh PPP karena latar belakang keluarganya yang berasal dari Nahdlatul Ulama (NU), salah satu organisasi masyarakat (ormas) pendiri PPP.

Mardiono sempat mengatakan Sandiaga Uno cocok untuk menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto menyebut bahwa setiap ketua umum partai politik (parpol) punya pandangan berdasarkan pemetaan politik yang berkembang dan PDIP menghormati hal tersebut.

"Setiap ketum partai punya pandangan berdasarkan pemetaan atas politik yang berkembang, ya kami hormati pendapat dari setiap ketum," ucap Hasto, Selasa (25/4/2023).

Hasto menuturkan bakal ada pengerucutan terhadap siapa sosok yang akan mendampingi Ganjar nantinya, seperti halnya pemilihan presiden (pilpres) lalu.

"Sebagaimana pengalaman 2014 dan 2019, akan ada pengerucutan terhadap siapa yang akan mendampingi pak Ganjar Pranowo. Sekarang katakanlah itu masih menjadi suatu teka-teki tapi kalau kita baca dinamika yang berkembang sari harapan rakyat sebenarnya ada suatu arah yang jelas," ungkap dia.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved