Zakat Fitrah: Waktu Pembayaran, Hukum Membayar, Bacaan Niat, hingga Golongan Penerima Zakat
Selain bagi diri sendiri, kewajiban mengeluarkan zakat fitrah juga berlaku bagi semua tanggungan keluarga, seperti istri, dan anak-anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/3132023_Sekda_Zakat-Fitrah_.jpg)
Waktu wajib membayar zakat fitrah diperuntukkan bagi umat Islam yang membayar zakat fitrah semenjak matahari terbenam (salat Maghrib) sampai sebelum salat Subuh di akhir bulan Ramadhan.
3. Waktu Lebih Utama (Afdal)
Selanjutnya, waktu lebih utama untuk membayar zakat fitrah bagi umat Islam adalah sejak selesai salat subuh sampai sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.
Dalam hal ini, shalat Idul Fitri yang menjadi patokan adalah salat Idul Fitri di tempat tinggal.
Baca juga: Ramadhan 2023: Bacaan Niat Sholat Tarawih dan Sholat Witir yang Dilakukan Sendiri, Jadi Imam, Makmum
Masih dikutip dari sumber yang sama, berikut rukun dan bacaan niat zakat fitrah, beserta golongan orang yang berhak menerima zakat:
Rukun Zakat Fitrah
1. Niat.
Berikut ini bacaan niat saat mengeluarkan zakat fitrah:
ﻧَﻮَﻳْﺖُ أَﻥْ أُﺧْﺮِﺝَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﺍﻟْﻔِﻄْﺮِ ﻋَﻦْ ﻧَﻔْسيْ ﻓَﺮْﺿًﺎ ﻟﻠﻪِ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ
Nawaytu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala
Artinya: "Saya berniat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri karena Allah taala."
2. Adanya muzakki (orang berzakat fitrah).
3. Adanya mustahik (orang yang menerima zakat fitrah).
4. Adanya harta yang dipergunakan untuk berzakat fitrah.