AJI Gorontalo Kecam Tindakan Kekerasan Seorang Wartawan Saat Peliputan
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Gorontalo mengecam keras tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang wartawan saat melakukan liputan.
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Dinie S Awwali
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/13423-Kekerasan.jpg)
Selain aksi premanismenya, AJI Gorontalo juga menyoroti produk jurnalistik dari liputan kejadian itu yang melenceng jauh dari kode etik jurnalistik.
Berdasarkan insiden itu, AJI Kota Gorontalo menyatakan :
- Mengecam tindakan kekerasan yang dilakukan wartawan saat melakukan liputan. Bagaimanapun itu, kekerasan tidak dapat dibenarkan.
- Mengimbau kepada masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika ada wartawan yang melakukan tindak kekerasan serupa.
- Meminta pihak kepolisian untuk obyektif dalam kasus tersebut. Agar tidak ada preseden buruk: wartawan kebal hukum. Apalagi, dalam konteks kasus ini, bukan sengketa produk jurnalistik melainkan pidana murni.
- Mengajak wartawan/jurnalis untuk melakukan kerja-kerja jurnalistik sesuai dengan kode etik jurnalistik yang berlaku. (*)
Hingga berita ini diterbitkan, TribunGorontalo.com tengah melakukan konfirmasi kepada wartawan yang diduga jadi pelaku kekerasan tersebut.