Daftar Kontroversi Bupati Meranti yang Kena OTT KPK: Tolak Gubernur Riau hingga Sebut Kemenkeu Iblis
Sebelum terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Muhammad Adil sebenarnya sudah beberapa kali menjadi sorotan karena kontroversi yang ditimbulkannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/742023_Kepulauan-Meranti-Muhammad-Adil.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Bupati Meranti, Muhammad Adil kini menjadi perbincangan setelah diketahui terjaring giat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (6/4/2023).
Meski sebelum terjaring OTT KPK, Bupati Meranti Muhammad Adil sebenarnya juga sudah beberapa kali menjadi sorotan karena kontroversi yang ditimbulkannya.
Satu di antaranya adalah Adil menuding Kementerian Keuangan (Kemenkeu) seperti iblis saat Rakornas Pengelolaan Pendapatan dan Belanja Daerah se-Indonesia yang digelar pada 8 Desember 2022 lalu.
Baca juga: Detik-detik Bupati Meranti Digiring Pakai Speedboat saat Terjaring OTT KPK, Pelabuhan Dijaga Ketat
Untuk diketahui terlebih dulu, Adil terjaring OTT KPK sebagaimana disampaikan oleh Kepala Pemberitaan KPK, Ali Fikri.
"Benar, tadi malam (6/4/2023) tim KPK berhasil lakukan tindakan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang sedang melakukan korupsi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau," ujar Ali dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunnews.com, Jumat (7/4/2023).
Kabar terbaru terkait hal ini, Ali mengungkapkan Muhammad Adil segera akan diterbangan ke Jakarta untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sosok Adil pun menjadi perbincangan, di mana ia ternyata memang terlibat sejumlah kontroversi.
Beberapa tindakan dirinya juga sempat menjadi sorotan seperti menolak kedatangan Gubernur Riau, Syamsuar hingga melaporkan pendahulunya yakni Irwan Nasir ke polisi lantaran diduga mencemarkan nama baiknya.
Untuk selengkapnya berikut kontroversi Muhammad Adil yang coba Tribunnews.com rangkum dari berbagai sumber.
Tolak Kedatangan Gubernur Riau
Pada Oktober 2022 lalu, Gubernur Riau, Syamsuar berencana akan mengunjungi dua kecamatan di Kabupaten Kepulauan Meranti yakni Kecamatan Merbau dan Kecamatan Rangsang.
Namun, kunjungan tersebut batal lantaran adanya indikasi penolakan dari Muhammad Adil.
Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau, Erisman Yahya.
"Iya (batal)," ujarnya pada 13 Oktober 2022 lalu dikutip dari Tribun Pekanbaru.