Kamis, 5 Maret 2026

Koalisi Besar Dinilai Bakal Perumit Situasi Tentukan Capres, Gerindra: Yang Penting Bersama Dulu

Saat ini Koalisi Besar baru wacana dan penjajakan antar ketum parpol Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR).

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Koalisi Besar Dinilai Bakal Perumit Situasi Tentukan Capres, Gerindra: Yang Penting Bersama Dulu
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman menilai serumit apapun masalah yang ada di internal Koalisi Besar, cepat atau lambat, akan menemukan jalan keluarnya. 

Terlebih kata dia, antara PKB dengan Gerindra dalam KKIR saja sejauh ini kedua partai itu masih belum menentukan siapa yang akan diusung sebagai capres dan cawapres.

Padahal menurut Jazilul, partai yang ada di dalam KKIR hanya ada dua, apalagi jika koalisi besar itu terbentuk, dirinya mengkhawatirkan akan adanya kerumitan yang lebih tinggi lagi nantinya.

"Pengalaman yang berjalan itu kerumitannya justru pada bagaimana menyusun format koalisi nya, menentukan calon presiden dan calon wakil presidennya, dan juga portofolio yang akan dibuat," tukas dia.

Hal senada juga disampaikan oleh Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Sjarifuddin Hasan atau Syarief Hasan.

"Saya pikir sih, saya pikir tidak mudah untuk bergabung semuanya di situ karena ini kan Pilpres," kata Syarief kepada awak media di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (6/4/2023).

Syarief menilai, kerumitan yang paling menonjol akan dialami oleh Koalisi Besar itu yakni dalam menentukan sosok Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang akan diusung.

Sebab menurut dia, dari kelima partai tersebut di atas, sebagian besarnya memiliki sosok dari internal partai yang pengin diusung.

"Semua partai menginginkan kadernya menjadi sesuatu yang berarti bagi mereka, ya kan, jadi pertanyannya apakah partai tertentu itu mau merelakan, mau mengorbankan kadernya untuk tidak menjadi sesuatu, kan begitu," ucap dia.

Meski dirinya menilai akan tidak mudah membentuk Koalisi Besar tersebut, namun, Syarief menghormati segala wacana atau dinamika politik yang sedang berkembang saat ini.

Dirinya enggan berbicara lebih banyak, perihal siapa sosok capres dan cawapres yang potensi bakal diusung jika Koalisi Besar tersebut benar terbentuk.

"Ya iya kan, siapa yang mau jadi capres, siapa yang mau jadi cawapres, ya kan, jadi banyak yang menjadi pertimbangan, tidak mudah, tapi biarkan sajalah nggak papa," tukas Syarief.

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Gerindra Anggap Terlalu Dini Bahas soal Capres di Koalisi Besar

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved