Pedagang Pasar di Kabupaten Gorontalo Pindah ke Pinggir Jalan, Disperindag Dibuat Pusing

Rata-rata, pedagang pasar ini mulai berjualan di sepanjang ruas utama Kabupaten Gorontalo. Mereka bahkan menerapkan semi drive thru. 

TribunGorontalo.com
Kadisperindag Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku saat ditemui TribunGorontalo.com, Senin (3/4/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kini dibuat pusing dengan pindahnya pedagang pasar ke pinggir jalan. 

Rata-rata, pedagang pasar ini mulai berjualan di sepanjang ruas utama Kabupaten Gorontalo. Mereka bahkan menerapkan semi drive thru. 

Artinya, karena para pedagang pasar ini kini berjualan di pinggir jalan, pembeli tidak perlu turun dari motor. 

Masalahnya menurut Kepala Disperindag Kabupaten Gorontalo, Victor Asiku, karena pedagang ini tak berjualan di tempat semestinya, membuat pihaknya kehilangan potensi pendapatan retribusi. 

Sebetulnya kata dia, masalah ini mestinya diselesaikan bersama dengan pihak lain. Sebab tidak hanya soal perdagangan, namun masalah ini soal tata ruang, limbah, parkiran, Analisis Dampak Lalu Lintas (andalalin), hingga Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Jadi ini memang harus duduk bersama, bukan semata-mata menjadi bagian lokus utama dari dinas perindag," ujar Victor Asiku kepada TribunGorontalo.com, Senin (3/4/2023) siang.

Ia khawatir apabila tidak segera diselesaikan, dampaknya akan semakin meluas.

Khusus bagi pedagang pasar jalanan di sepanjang ruas Jalan Trans Sulawesi, Desa Tenilo, Disperindag sudah beberapa kali menemui para pedagang.

Walaupun sudah disediakan tempat baru, pedagang justru menolak relokasi di area Boulevard yang disiapkan pemerintah.

Disperindag, lanjut Victor,  sudah berusaha menata kembali lokasi pasar khusus pedagang Tenilo di tepian jalan. 

Tempat alternatif yang disiapkan hanya berjarak 200 meter dari titik sebelumnya. Tetapi pedagang malah menolak pindah. 

"Pada intinya, saya sudah melakukan pendekatan persuasif, namun hasilnya masih seperti ini," ungkap Victor.

Ia pun memperingati pedagang bahwa pihaknya bisa saja tegas membongkar lapak-lapak di jalanan. 

Tak hanya itu, pedagang yang sudah menolak relokasi berpotensi tidak diberikan tempat untuk melanjutkan usahanya tersebut.

"Silakan anda mencari lokasi lain. Itu saja," tutur kadisperindag mengulang ucapannya saat berkomunikasi dengan para pedagang di Tenilo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved