Musim Paceklik, Harga Ikan Tuna dan Cakalang di Pasar Limboto-Gorontalo Alami Kenaikan
Agus, pedagang ikan di pasar tersebut mengatakan, harga ikan tuna dan cakalang alami kenaikan dalam sepekan terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/3032023_ikan-tuna-pasar-tradisional.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto - Harga ikan tuna dan cakalang naik di pasar tradisional Limboto, Kabupaten Gorontalo per Kamis (30/3/2023).
Agus, pedagang ikan di pasar tersebut mengatakan harga ikan tuna dan cakalang alami kenaikan dalam sepekan terakhir.
Menjelang ramadhan, ikan tuna berharga Rp 60 ribu per kilogram. Kini naik Rp 70 ribu per kilogram.
"Pengaruhnya ikan lagi kurang," kata pemuda asal Kelurahan Kayu Bulan ini.
Baca juga: Marten Taha Jamin Stok Pangan di Kota Gorontalo Aman
Setiap hari Agus memesan 100 kilogram di tempat pelelangan ikan Kota Gorontalo.
Sementara ikan cakalang lebih tinggi kenaikannya.
Biasanya, kata dia, ikan cakalang seharga Rp 1 juta per box. Sekarang meningkat jadi Rp 1,5 juta per box.
Adapun ikan singaru Rp 70 ribu per kilogram, dan ikan bobara Rp 60 ribu per kilogram.
Agus sudah menjual ikan lebih dari lima tahun. Akhir-akhir ini pembeli semakin berkurang karena adanya lapak-lapak di pinggir jalan.
"Lapak yang bikin mati pasar," akunya.
Baca juga: Pasar Modern Limboto Ditargetkan Operasi saat HUT Kabupaten Gorontalo 2023 Ini
Ia pun meminta pemerintah segera menertibkan lapak tersebut. Pasalnya, sebagian pedagang di pasar Limboto mengeluhkan hal sama.
"Semestinya mereka itu didorong ke pasar. Supaya pasar itu lebih berkembang," jelasnya.
Sebelumnya Bupati Gorontalo Nelson Pomalingo meninjau pasar tradisional Limboto pada Selasa (28/3/2023).
Tindakan itu guna memastikan harga bahan pokok tetap stabil.
Pemerintah daerah, lanjut Nelson, ingin menata kembali pasar tradisional agar perbelanjaan kebutuhan pokok masyarakat berpusat di Limboto.