Kota Gorontalo Masuk dalam 82 Daerah Defisit Minyak Goreng di Indonesia
Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah oleh Kemendagri RI, Senin (27/3/2023), Kota Gorontalo memiliki angka minus 42,00 (ton).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2732023_minyak-goreng.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Kota Gorontalo masuk dalam 82 daerah defisit minyak goreng merek Minyakita di Indonesia.
Dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah oleh Kemendagri RI, Senin (27/3/2023), Kota Gorontalo memiliki angka minus 42,00 (ton).
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri menjelaskan sebanyak 36 kabupaten/kota memiliki defisit relatif kecil atau di bawah 1 persen dari kebutuhan bulanan provinsi.
Adapun Kota Gorontalo bersama 19 kabupaten/kota lainnya di Indonesia termasuk rasio defisit 1-5 persen.
Sementara defisit di atas 5 persen dari kebutuhan provinsi hanya terjadi di 17 kabupaten/kota.
Kota Gorontalo satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang memiliki kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng.
Seperti dilansir TribunGorontalo.com melalui zoom meeting Rakor Pengendalian Inflasi, memasuki minggu ketiga Maret 2023 total penyaluran DMO minyak goreng rakyat sebesar 360.150 ton.
Rincian minyak goreng curah sebesar 271,339 ton (75,34 persen) dan Minyakita sebesar 88,811 ton (24,66 persen).
Baca juga: Kado Spesial Pemkot di HUT Ke-295 Kota Gorontalo
Pihak Dirjen PDP pun membagikan distributor di masing-masing wilayah secara keseluruhan.
Kota Gorontalo memiliki empat distributor antara lain Berkat Doa, PT. Cipta Langgeng Mitra Sukses, PT Awet Sarana Sukses, dan PT Kristal Permata Abadi.
Distributor minyak goreng disebut bertujuan memastikan pasokan kebutuhan masing-masing daerah bisa dipenuhi.
"Kemudian kita bisa pastikan tidak ada penyaluran yang di luar jalur, sehingga terjadi di luar HET sebesar Rp 14 ribu," jelas Dirjen PDP seperti dikutip TribunGorontalo.com melalui zoom meeting di Rudis Bupati Gorontalo, Senin (27/3/2023).
Akun dan password dashboard untuk monitoring minyak goreng disebut sudah diberikan ke Disperindag provinsi maupun kabupaten/kota di Indonesia.
Per hari ini, pasokan minyak goreng telah mencapai 158 ribu ton secara nasional.
Namun, pihak Kemendagri RI menilai pembagian stok kebutuhan minyak goreng begitu lamban dan tidak merata. Karena itu, beberapa daerah kesulitan memenuhi kebutuhan migor.
Baca juga: Jelang Ramadhan Gorontalo, Harga Minyak Goreng Rp 12 Ribu Per Botol.