Rabu, 4 Maret 2026

Pilpres 2024

332 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Hasil Simulasi Prabowo - Puan Saingi Anies-AHY

Prabowo Subianto - Puan Maharani berpotensi memenangkan Pilpres 2024 pada 14 Februari.

Tayang:
Editor: Lodie Tombeg
zoom-inlihat foto 332 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Hasil Simulasi Prabowo - Puan Saingi Anies-AHY
Kolase TribunGorontalo.com
Prabowo Subianto - Puan Maharani. Prabowo Subianto - Puan Maharani berpotensi memenangkan Pilpres 2024 pada 14 Februari. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Prabowo Subianto - Puan Maharani berpotensi memenangkan Pilpres 2024 pada 14 Februari.

Elektabilitas Menteri Pertahanan dan Ketua DPR RI ini mencapai 30,2 persen. Prabowo - Puan hanya tertinggal pasangan Anies Baswedan - Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 40,9 persen.

Namun mereka yang belum menentukan pilihan sebesar 28,9 persen. Pemilih potensial itu bisa saja direbut Prabowo-Puan untuk memenagkan pesta demokrasi.

Lembaga survei Magna Charta Politika merilis hasil survei terbaru untuk Pilpres 2024. Dari 3 kali simulasi, pasangan Anies - AHY unggul. Cuma pasangan ini belum melewati 50 persen.

"Pasangan Anies-AHY unggul untuk semua simulasi pasangan calon," kata Direktur Kajian Magna Charta Politika Wildan Ramadhan Wijaya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (17/3/2023) dikutip dari kompas.tv.

Simulasi Empat Pasangan:

  • Anies-AHY 31,4 persen
  • Ganjar Pranowo-Erick Thohir 19,7 persen
  • Prabowo-Muhaimin Iskandar 15,9 persen
  • Puan-Andika Perkasa 11,7 persen

Belum menentukan pilihan atau tidak menjawab sebanyak 21,3 persen.

Simulasi Tiga Pasangan:

  • Anies-AHY 37,8 persen
  • Prabowo -Puan 24,7 persen
  • Ganjar-Erick 15,3 persen

Belum menentukan pilihan sebesar 22,2 persen.

Simulasi Dua Pasangan:

  • Anies-AHY 40,9 persen
  • Prabowo-Puan 30,2 persen

Belum menentukan pilihan sebesar 28,9 persen.

Adapun Survei Magna Charta Politika itu dilakukan pada 9-18 Maret 2023 mengambil populasi warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih dalam pemilihan umum ketika survei dilakukan.

Sampelnya diambil di 34 provinsi dan populasi dipilih secara acak sebanyak 2.000 responden, dengan margin of error 2,19 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Adapun sampai saat ini, belum ada pasangan capres ataupun capres yang definitif.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, menjadwalkan pendaftaran bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan dimulai pada 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023.

Litbang Kompas: Sepertiga Lebih Pemilih Jokowi ke Ganjar

Survei litbang kompas pada Januari 2023 mengungkap, sepertiga lebih responden pemilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) dekat dengan sosok Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, secara elektoral, Senin (13/3/2023).

Pola kecenderungan ini disebut relatif bukan hal baru. Sebab, tiga survei sebelumnya juga menemukan bahwa nama Ganjar rata-rata mendapatkan dukungan sepertiga lebih dari kelompok pendukung Jokowi dalam konteks Pemilu 2024.

Besarnya kecenderungan dukungan tersebut lebih tinggi daripada persentase besaran kecenderungan dukungan terhadap Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Hasil survei ini makin terkonfirmasi dengan pertemuan Jokowi, Ganjar, dan Prabowo saat panen raya di Kebumen, Jawa Tengah.

Banyak pihak yang menyatakan pertemuan tersebut merupakan sinyal politik Jokowi untuk mendukung pasangan Ganjar-Prabowo pada Pilpres 2024.

Arah dukungan Jokowi ke Ganjar dan Prabowo memang lebih dekat dengan arah preferensi dari para pendukung Jokowi yang memang lebih banyak memberikan dukungan kepada Ganjar dan Prabowo.

Meski kelompok pemilih Jokowi menunjukkan pola yang relatif stabil soal arah pilihan mereka pada Pilpres 2024 mendatang, peluang tokoh-tokoh lain merebut simpati dari kelompok pemilih Jokowi tetap terbuka lebar.

Menariknya, angka 22 persen dari kelompok simpatisan Jokowi yang cenderung belum menentukan pilihan atau pemilih yang masih mengambang (undecided voters) ini tercatat mengalami kenaikan jika dibandingkan survei sebelumnya.

Survei sebelumnya pada Januari 2022 menunjukkan, angka undecided voters atau pemilih bimbang dari kelompok simpatisan Jokowi sebesar 12,9 persen.

Angka tersebut meningkat pada Juni 2022 menjadi 16,2 persen. Lalu, angka itu kembali meningkat pada survei Oktober 2022 sebesar 17,1 persen.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved