Sabtu, 14 Maret 2026

Arti Kata

Mengenal Apa Itu Howitzer M777, Senjata NATO yang Digunakan Ukraina untuk Perangi Rusia di Donetsk

Militer Ukraina menembaki pasukan Rusia di wilayah Donetsk dengan menggunakan Howitzer M777 155mm pada Senin (13/3/2023) atau hari ke-383 perang.

Tayang:
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Mengenal Apa Itu Howitzer M777, Senjata NATO yang Digunakan Ukraina untuk Perangi Rusia di Donetsk
via military-today.com
Ilustrasi M777 155mm Howitzer yang biasa digunakan negara-negara anggota NATO. Angkatan bersenjata Ukraina menembaki pasukan Rusia di wilayah Donetsk dengan menggunakan Howitzer M777 155mm pada Senin, 13 Maret 2023. 

6. M777A2: Sama seperti M777A1, tetapi menyertakan perangkat lunak yang memungkinkan penggunaan kerang yang dipandu GPS Excalibur.

7. M777ER: Kependekan dari "M777 Extended Range", senjata ini merupakan varian eksperimen M777A2, dengan tabung kaliber 52. Meskipun jangkauannya sangat meningkat dengan laras baru, M777ER lebih panjang 1,8 m dan 450 kg lebih berat dari M777A2, yang dapat menimbulkan masalah mobilitas, keseimbangan, dan penanganan tambahan. Status program tidak diketahui.

8. M777 Tilt Bed Carrier: Prototipe awal untuk pembawa howitzer M777, yang akan membawa senjata saat dalam perjalanan, dan kemudian menjatuhkannya ke tanah selama emplasemen. Tidak masuk produksi.

9. M777 Portee: howitzer Inggris. Ini adalah desain perantara antara howitzer yang ditarik dan yang dipasang di truk. Itu dipersenjatai dengan persenjataan M777. Tidak masuk produksi karena masalah pendanaan.

10. Brutus: Howitzer eksperimental yang dipasang di truk AS, yang menggabungkan persenjataan M777, berdasarkan sasis truk militer M1083 6x6.

Baca juga: Termasuk Terkuat di Dunia, Apa Itu Rudal Sarmat "Setan 2" Milik Rusia yang Bakal Dikerahkan Putin

Pasukan Ukraina Tembaki Donetsk dengan Howitzer

Dilansir TribunGorontalo.com dari RIA, pasukan Ukraina menembakkan 7 peluru kaliber "NATO" 155 milimeter di distrik Kiev dan Kuibyshevsky di Donetsk pada Senin (13/3/2023) pada pukul 15.35 waktu setempat.

Informasi tersebut didapat dari laporan kantor perwakilan DPR di Pusat Gabungan untuk Kontrol dan Koordinasi Masalah Terkait Kejahatan Perang Ukraina (JCCC).

Baca juga: Mengenal Apa Itu New START, Perjanjian Nuklir Rusia-AS yang Ditangguhkan Vladimir Putin

"Api direkam dari sisi Angkatan Bersenjata Ukraina, 15.35 ke arah pemukiman Ocheretino, Kota Donetsk (distrik Kiev dan Kuibyshevsky), tujuh peluru kaliber 155 mm ditembakkan," kata kantor perwakilan dalam saluran Telegram.

Wali Kota Donetsk Aleksey Kulemzin, melaporkan sebelumnya pada hari Senin bahwa 2 orang terluka selama penembakan di Distrik Donetsk di Kiev oleh pasukan Ukraina, dan sebuah sekolah rusak.

Distrik Kyiv Donetsk terletak di bagian utara kota.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Roket Grad yang Diluncurkan Rusia ke Ukraina hingga Tewaskan 5 Orang di Bakhmut

Sejak 2014, ketika Republik Rakyat Donetsk mendeklarasikan kemerdekaan dari Kyiv menyusul kudeta di sana, daerah tersebut secara teratur dibombardir oleh pasukan keamanan Ukraina.

Bandara tersebut dianggap sebagai pinggiran utara wilayah tersebut, hancur total akibat pertempuran berbulan-bulan antara militer Ukraina yang dikepung di sana dan milisi Donetsk yang menyerbu posisi mereka.

Artileri dengan kaliber 155 milimeter digunakan oleh negara-negara NATO.

Baca juga: Mengenal Apa Itu AMX-10RC, Tank Tempur Tua yang Bakal Dikirim Prancis ke Ukraina untuk Lawan Rusia

AS memasok Kyiv dengan Howitzer M777 jarak jauh dengan kaliber 155 milimeter, pasukan Ukraina pun secara aktif menggunakannya untuk menyerang kota-kota di Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk.

Selain itu, pasukan Ukraina disuplai dengan tunggangan artileri self-propelled PzH 2000 Jerman, senjata self-propelled Krab Polandia, dan senjata self-propelled CAESAR Prancis menggunakan peluru kaliber ini.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved