Pilpres 2024
341 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Puan Maharani Nonton Konser Dewa 19
Puan pun disambut grup Dewa 19 di antaranya vokalis Arie Lasso dan Ahmad Dhani. Momen bersama Dewa 19 dibagikan Puan pada akun Instagramnya.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Kandidat capres PDIP Puan Maharani nonton konser Dewa 19 di Bandung.
Puan pun disambut grup Dewa 19 di antaranya vokalis Arie Lasso dan Ahmad Dhani. Momen bersama Dewa 19 dibagikan Puan pada akun Instagramnya.
Video itu telah mendapatkan 20.696 suka dalam beberapa jam per Kamis 9 Maret 2023.
@puanmaharaniri
Apa isi playlist kamu hari ini?
Kalo saya masih belum move on dari konser akhir pekan kemarin digabung sama lagu2 Indonesia favorit, jadi semangat nih menjalani hari Kamis.
Selamat Hari Musik ya untuk seluruh insan musik tanah air. Tambah keren, tambah luas lagi merdukan dunia!
#PuanMaharani"
Tanggapan warganet:
@kusuma_aks
Keren ibu Puan, saya sudah nonton di vlognya Om Ari betapa ibu Puan mengapresiasi musik tanah air
@asgarmerah
Legend, jadi ingat masa sekolah dulu saya sangat ngefans sama lagu" Dewa, pun hingga hari ini Selamat hari musik, maju terus musik tanah air
@ical_conel
"Aku cinta kau dan dia.. lagu ini aku persembahkan untuk Mbak Puan Maharani
@maharanii187
Kuterima suratmu, telah kubaca dan aku mengerti
Betapa merindunya dirimu akan hadirnya diriku
Di dalam hari-harimu, bersama lagi
Puan masuk bursa capres PDIP. Namanya terus menguat belakangan ini. Dia bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo paling berpeluang diusung PDIP maju Pilpres 2024.
Kader PDIP di sejumlah daerah lebih menjagokan Puan. Belakangan muncul wacana duet Puan Maharani - Erick Thohir.
Nasib Puan dan Ganjar nantinya ditentukan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Kongres PDIP telah menyerahkan nama capres - cawapres kepada Megawati.
Tunda Pengesahan RUU PPRT
Ketua dpr RI Puan Maharani mengatakan, keputusan untuk menunda pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) merupakan hasil kesepakatan bersama.
Hal itu diputuskan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) DPR RI, beberapa waktu lalu.
“Surat Badan Legislasi (Baleg) tentang RUU PPRT sudah dibahas dalam rapat pimpinan (Rapim) DPR tanggal 21 Agustus 2021,” kata Puan dalam keterangan tertulis, Kamis (9/3/2023).
Ia menjelaskan, saat itu Rapim DPR memutuskan untuk menunda membawa RUU PPRT ke Rapat Badan Musyawarah (Bamus).
“Keputusan Rapim saat itu menyetujui untuk melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu. Saat itu dirasa belum tepat untuk diagendakan dalam rapat Bamus dan masih memerlukan pendalaman,” ujarnya.
Atas keputusan tersebut, RUU PPRT belum dapat dibawa ke Rapat Paripurna DPR untuk disahkan sebagai RUU inisiatif DPR. Sebab, RUU PPRT belum dibahas dalam Rapat Bamus.
“Oleh karenanya RUU PPRT belum diagendakan dalam Rapat Bamus untuk dijadwalkan dalam rapat paripurna untuk menyetujui RUU tersebut sebagai RUU Usul Inisiatif DPR,” ujarnya.
Politikus PDIP itu mengatakan, untuk bisa dibawa ke Rapat Paripurna, RUU PPRT harus terlebih dahulu dibahas di dalam rapat Bamus.
Puan mengingatkan, pembahasan legislasi harus mengikuti mekanisme yang ada.
“Sesuai aturan, sebelum dibawa ke Rapat Paripurna harus terlebih dahulu mendapatkan persetujuan dalam Rapat Bamus,” katanya.
Meski begitu, Puan menyebut DPR RI akan mempertimbangkan masukan masyarakat.
Ia memastikan, DPR senantiasa mendengarkan aspirasi rakyat termasuk dalam pembentukan legislasi.
“DPR RI akan mempertimbangkan aspirasi dari masyarakat dengan memperhatikan situasi dan kondisi yang berkembang saat ini,” kata Puan.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/090323-Puan.jpg)