David Korban Mario Dandy Sadar dari Koma, Terekam Kepalkan Tangan, sang Ayah: Aku Tahu Kamu Marah
David akhirnya sadar dari koma setelah dua minggu berlalu sejak penganiayaan yang dialaminya itu berlangsung pada 20 Februari 2023 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ayah-David-Jonathan-Latumahina-memberikan-kabar-terkini-mengenai-kondisi-anaknya.jpg)
Petinggi GP Ansor sekaligus ayah D (17), Jonathan Latumahina buka suara soal perkembangan kasus penganiayaan anaknya.
Dilansir TribunWow.com, tersangka Mario Dandy Satriyo (20) kini terancam 12 tahun penjara.
Sedangkan tersangka Shane Lukas juga dijerat pasat berlapis karena dianggap ikut merencanakan penganiayaan D.
Baca juga: Terungkap, Mario Dandy Baru Berhenti Aniaya David setelah Hal Ini Terjadi, Padahal Sudah Tergeletak
Sementara itu, kekasih Mario Dandy, AGH (15) dinaikkan statusnya dari saksi menjadi pelaku.
AGH tak ditetapkan sebagai tersangka karena masih di bawah umur.
Menanggapi naiknya status ketiganya, Jonathan pun menuliskan cuitan singkat pada akun Twitter @seesixsuck, Kamis (2/3/2023).
"Selamat menikmati," tulis Jonathan.
Sementara itu, polisi telah mengungkap fakta terbaru kasus penganiayaan yang tengah menjadi sorotan tersebut.
Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi mengatakan ada teriakan 'free kick' atau tendangan bebas saat Mario Dandy menganiaya D.
Hal itu diungkapkan Hengki dalam jumpa pers, Kamis (2/3/2023).
Tendang 3 Kali Kepala D
Mario menendang kepala D sebanyak tiga kali, yakni dua kali pada tengkuk kepala dan satu kali pukulan ke kepala.
Hantaman kaki dan tangan Mario diarahkan ke bagian viral kepala D.