Jumat, 6 Maret 2026

Pemkot Gorontalo

Tingkatkan Kesetaraan, Pemkot Laksanakan Bimtek Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender

Pemkot Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Husnul Puhi | Editor: Dinie S Awwali
zoom-inlihat foto Tingkatkan Kesetaraan, Pemkot Laksanakan Bimtek Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender
TribunGorontalo.com/Adhe Puhi
Ismail Madjid saat memberikan sambutan dan membuka Bimtek Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (2/3/2023). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Kota - Pemkot Gorontalo melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender (PPRG).

Bimtek tersebut untuk mengedepankan kesetaraan tiap kebijakan pada program Pemkot Gorontalo.

Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid mengatakan, perencanaan dan penganggaran itu dapat menghasilkan kesetaraan gender di lingkungan Pemkot Gorontalo.

"Karena intinya bahwa perencanaan itu diharapkan akan semakin lebih ada keberpihakan dan bagaimana ada pengarustamaan gender," kata Ismail.

Ismail tidak menampik, saat ini masih banyak program pemerintah kota yang lebih banyak mendapatkan sasaran itu adalah laki-laki.

"Dalam program ini lebih banyak mendapatkan fasilitas dan sasaran itu umumnya adalah laki-laki," tambahnya.

Karena itu, untuk mewujudkan kesetaraan gender dalam setiap program, Pemkot Gorontalo terus melakukan PPRG setiap tahunnya.

"Kurang lebih sudah 10 tahun diterapkan, namun kami terus memperdalamnya," jelas Ismail.

Menurutnya, dalam mewujudkan kesetaraan itu tak hanya berbasis gender saja, tapi juga berbasis kewilayahan.

Dengan begitu akan didapatkan data-data yang bisa disesuaikan dengan program yang akan dijalankan oleh Pemkot Gorontalo.

Ismail juga menyebut, penduduk Kota Gorontalo lebih banyak perempuan meski perbedaannya tidak terlalu jauh.

Begitu pula ASN di lingkungan Pemkot Gorontalo, yang didominasi oleh kaum perempuan sebanyak 65 persen.

"Mungkin karena laki-laki cenderung usaha sendiri. Tapi semua itu masih membutuhkan survei lagi," tutup Ismail.

Pelaksanaan Bimtek itu diprakarsai oleh Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Gorontalo.

Kegiatan berlangsung di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (02/03/2023). (*) ADV

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved