Pilpres 2024
353 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Adu Elektoral Ganjar-Prabowo-Anies di 8 Survei
Lembaga survei ramai mengitip elektoral atau elektabilitas figur yang masuk bursa capres, Ganjar Prabowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/230223-surveiLitbangKompas.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Siapa the next president baru akan ditentukan saat 14 Februari 2024, 353 hari lagi.
Tapi lembaga survei ramai mengitip elektoral atau elektabilitas figur yang masuk bursa capres, Ganjar Prabowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Ketiga tokoh ini menjadi top of mind dari hasil 8 lembaga survei yang dirangkup Tribunnews.
Selain ketiga figur, ada juga sosok yang digadang maju Pilpres 2024, yakni Puan Maharani dari PDIP dan Airlangga Hartarto dari Partai Golkar.
Pesta demokrasi pun berpeluang diikuti 4 pasangan capres - cawapres. Poros pertama PDIP yang menjagokan Puan dan Ganjar.
Poros kedua, Prabowo yang dijagokan Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Poros ketiga, Koalisi Indonesia Bersatu (Golkar, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan) yang bakal mengusung Airlangga.
Kemudian poros terakhir, yakni Anies dari Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat.
Berikut hasil temuan 8 lembaga survei:
1. Indikator Politik Indonesia
Lembaga Indikator Politik Indonesia melakukan survei simulasi tiga nama capres, yaitu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Anies Baswedan; dan Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto.
Direktur Eksekutif Indikator Politik, Burhanuddin Muhtadi, mengungkapkan elektabilitas ketiga nama itu tak terpaut jauh.
Hasilnya, Anies menempati peringkat kedua dengan elektabilitas 28,3 persen.
Sementara itu, Ganjar Pranowo menempati posisi pertama dengan elektabilitas 35,8 persen dan Prabowo di peringkat ketiga dengan 26,7 persen.
"Tiga nama besar, masing-masing tidak terpaut jauh. Ganjar teratas 35,8 persen," ujar Burhanuddin dalam pemaparannya secara virtual, Rabu (4/1/2023).
Survei ini dilakukan Indikator Politik Indonesia pada periode 1-6 Desember 2022 pada 1.220 responden.
2. Universitas Bakrie
Dalam survei elektabilitas capres 2024 yang digelar Universitas Bakrie, Anies menempati peringkat kedua dari sepuluh nama.
Elektabilitas Anies menurut survei Universitas Bakrie berkisar di angka 18 persen.
Dari survei ini, lagi-lagi Ganjar Pranowo mendominasi dengan elektabilitas 28,3 persen, sepuluh persen lebih besar dibanding Anies.
Sementara itu, Prabowo ada di peringkat ketiga dengan elektabilitas sebesar 17,8 persen.
Menurut Tim Peneliti Laboratorium Politik Universitas Bakrie, Muhammad Tri Andika Kurniawan, memprediksi tiga nama tersebut akan mewarnai Pilpres 2024.
"Tim kita ingin agak jauh mengambil kesimpulan bahwa nampaknya memang untuk (Pilpres) 2024, kalau tiket parpol ini tidak ada masalah, tiga calon ini lah yang akan mewarnai bursa capres," kata Andika, di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2023).
Survei ini digelar pada periode 12-27 Desember 2022 dengan penentuan responden menggunakan metode "Home Location Register" di 34 provinsi di Indonesia.
3. New Indonesia Research and Consulting
Anies, Ganjar, dan Prabowo juga mendominasi dalam survei capres 2024 yang dilakukan New Indonesia Research and Consulting.
Dalam survei ini, Anies berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 18,3 persen.
Angka itu terpaut amat kecil dari elektabilitas Prabowo yang menempati peringkat kedua, yaitu 20,1 persen.
Untuk Ganjar, politikus PDIP ini ada di posisi puncak dengan elektabilitas 24,2 persen.
Ganjar makin unggul di posisi tiga besar dalam bursa capres, sedangkan Prabowo dan Anies bersaing ketat.
Demikian kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research & Consulting, Andreas Nuryono, dalam siaran pers di Jakarta, pada Selasa (17/1/2023).
Survei ini dilakukan pada 5-10 Januari 2023 terhadap 1.200 responden yang mewakili seluruh provinsi di Indoneisa.
4. Lembaga Survei Indonesia (LSI)
Berdasarkan hasil survei LSI, Anies menempati peringkat kedua dengan elektabilitas 16,8 persen.
Di bawahnya, ada Prabowo dengan 16 persen, hanya berselisih 0.8 persen.
Sementara itu, Ganjar lagi-lagi menempati peringkat pertama dengan elektabilitas 27,2 persen.
"Basis 19 nama yang unggul masih Ganjar Pranowo 27,2 persen, diikuti Anies 16,8 persen, lalu Prabowo Subianto 16,0 persen," kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan, dalam rilis survei yang dilakukan secara virtual pada Minggu (22/1/2023).
5. Algoritma Research and Consulting
Dalam survei yang dilakukan Algoritma, nama Anies ada di peringkat kedua dengan elektabilitas 18,7 persen.
Selain Anies, nama Prabowo dan Ganjar juga masuk tiga besar dalam survei elektabilitas capres ini.
"Tiga figur dengan elektabilitas tertinggi tersebut juga sekaligus sebangun dengan sosok atau figur yang populer di mata publik," ungkap Direktur Riset dan Program Algoritma, Fajar Nursahid, Senin (23/1/2023).
Algoritma menggunakan kuesioner dalam survei yang dilakuukan 19-30 Desember 2022.
6. Populi Center
Berdasarkan catatan Populi Center, elektabilitas Anies menurun sejak tak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
Anies menempati peringkat ketiga dengan elektabilitas sebesar 10,8 persen.
Padahal, pada Oktober 2022 lalu, elektabilitas Anies menyentuh angka 17,3 persen.
Pada survei ini, Ganjar ada di posisi pertama dengan elektabilitas 19,8 persen, lalu Prabowo di peringkat kedua dengan 17,1 persen.
7. Survey and Polling Indonesia (SPIN)
Direktur Eksekutif SPIN, Igor Dirgantara, mengatakan elektabilitas Prabowo masih bertahan di posisi pertama, dengan perolehan 33 persen.
Lalu, ada Ganjar di posisi kedua dengan 20,6 persen dan Anies Baswedan sebesar 20 persen.
Survei SPIN ini dilakukan pada 3-13 Februari 2023 dengan total 1.230 responden.
8. Litbang Kompas
Senada dengan Populi Center, Litbang Kompas juga mencatat terjadi penurunan pada elektabilitas Anies dibanding Oktober 2022.
Anies yang berada di posisi ketiga, memperoleh 13,1 persen suara.
Elektabilitas Anies menurun dibandingkan Oktober 2022 lalu yang sempat sebesar 16,5 persen.
Sementara, Ganjar di peringkat pertama dengan elektabilitas 25,3 persen dan Prabowo di posisi kedua dengan 18,1 persen.
Litbang Kompas mengadakan survei ini dengan melibatkan 1.202 responden yang dipilih secara acak memakai metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi.
(*)