Senin, 16 Maret 2026

Gorontalo Kemarin

Gorontalo Kemarin: PU Kota 'Tendang' Kontraktor dan Maxim Indonesia Kecam Pencabulan di Gorontalo

Puluhan artikel dipublikasi pada Rabu (22/2/2023), kemarin, namun hanya lima artikel di bawah ini kami sajikan kembali.

Tayang:
zoom-inlihat foto Gorontalo Kemarin: PU Kota 'Tendang' Kontraktor dan Maxim Indonesia Kecam Pencabulan di Gorontalo
ist
Maxim Indonesia mengecam tindak pencabulan yang dilakukan oknum driver-nya. Kini membantu polisi memburu tersangka. 

Desainer kondang spesialis sulaman Karawo ini mengaku, Gorontalo sebagai daerah yang kaya. 

Kekayaan inilah yang ia adopsi dengan memasukkannya dalam tiga warna kain karawo yang merupakan tren warna 2023 yakni terracotta, green, dan mustard.

“Semua itu saya hadirkan dalam karya karya saya,” kata Agus Lahinta di Jakarta Convention Center, Rabu (22/2/2023).


Baca Selengkapnya

Kanwil DJPB Gorontalo Bersama KPPN dan KPP Sosialisasi Antikorupsi

Kolaborasi antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, KPPN Gorontalo, dan KPP Pratama Gorontalo.
Kolaborasi antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, KPPN Gorontalo, dan KPP Pratama Gorontalo.(TribunGorontalo.com)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Demi mewujudkan pemerintahan yang baik (good governance), tiga unit satuan kerja (satker) di Kementerian Keuangan menggelar sosialisasi antikorupsi.

Agenda ini merupakan kolaborasi antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Gorontalo, KPPN Gorontalo, dan KPP Pratama Gorontalo.

Sosialisasi antikorupsi dilaksanakan untuk mencegah tindak pidana korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Sosialisasi juga bertujuan meraih predikat Wilayah Birokrasi, Bersih dan Melayani (WBBM) setelah sebelumnya menerima predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).

Pantauan TribunGorontalo.com, kegiatan berlangsung secara hybrid atau on site di aula Mohuyula Kanwil DJPB Provinsi Gorontalo dan daring melalui zoom meeting.


Baca Selengkapnya

Konsep Kurikulum Merdeka Belajar Bantu Siswa SMK 2 Gorontalo Jadi Disiplin

Wakasek Kesiswaan, Irvan Koba bersama siswa-siswi SMKN 2 Gorontalo.
Wakasek Kesiswaan, Irvan Koba bersama siswa-siswi SMKN 2 Gorontalo.(TribunGorontalo.com/JilKidjab)

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Diana Elita, Wakasek Kurikulum SMKN 2 Gorontalo menyebut konsep Merdeka Belajar cukup berpengaruh dalam aspek kognitif siswa.

Kata dia, Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) membuat para siswa SMK Negeri 2 Gorontalo makin disiplin.

Hal ini dikarenakan, penilaian peserta didik dilihat dari segi keahliannya. 

Selain itu, mereka juga dibiasakan menyelesaikan semua tugasnya tepat waktu, mengacu penerapan dunia kerja.

"Misalkan anak-anak kemampuannya di visual, kita arahkan ke sana. Jadi mereka lebih enjoy," jelas Diana saat ditemui TribunGorontalo.com di ruang kepsek SMKN 2 Gorontalo, Rabu (22/2/2023) sore.


Baca Selengkapnya

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved