IFW 2023
Burung Maleo hingga Pahangga Jadi Motif Desain Karawo Agus Lahinta di IFW 2023
Usai tampil di panggung megah IFW 2023, Agus Lahinta mengaku jika tema besar itu dipilih sebagai persembahan khusus untuk Gorontalo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2222023_karawo_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Ungkapan “Odu Olo” atau terima kasih dalam bahasa Gorontalo, jadi tema besar Agus Lahinta di Indonesia Fashion Week (IFW) 2023.
Usai tampil di panggung megah IFW 2023, Agus Lahinta mengaku jika tema besar itu dipilih sebagai persembahan khusus untuk Gorontalo.
Desainer kondang spesialis sulaman Karawo ini mengaku, Gorontalo sebagai daerah yang kaya.
Kekayaan inilah yang ia adopsi dengan memasukkannya dalam tiga warna kain karawo yang merupakan tren warna 2023 yakni terracotta, green, dan mustard.
“Semua itu saya hadirkan dalam karya karya saya,” kata Agus Lahinta di Jakarta Convention Center, Rabu (22/2/2023).
Ada lima motif yang dihadirkan Agus, yakni burung maleo, bunga tatudu, hiu paus, ornamen adat “pahangga”, serta perisai yang menjadi ciri khas Rumah Karawo.
“Sebagian besar motif yang digunakan identik dengan ciri khas Gorontalo. Saya berharap ini menjadi perkenalan Gorontalo melalui sulaman tangan karawo,” jelas Agus.
Sebetulnya karawo karya Agus Lahinta sudah malang melintang di dunia fesyen.
Selain pernah tampil di IFW 2017, 2018 dan 2019, karyanya pernah pamer di New York Fashion Week 2017.
Koleksi-koleksi yang ditampilkan adalah jas perempuan, jas pria, jaket, blus.
Koleksi dengan potongan anak muda dilengkapi dengan aksesoris tas karawo untuk perempuan dan celana dengan potongan kekinian untuk pria.
Beberapa koleksi dilengkapi dengan ornamen makrame dan ikat pinggang pada busana yang ditampilkan.
Unsur penting lain yakni penggunaan topi khas Gorontalo atau upia karanji. Topi yang terbuat dari tumbuhan belukar mintu. (*)