Sabtu, 7 Maret 2026

PU Kota ‘Tendang' Kontraktor Proyek Jalan Eks Panjaitan Gorontalo, Pengganti Masih Dicari

Kini, Dinas PUPR Kota Gorontalo tengah mencari kontraktor pengganti. Harapannya bisa segera menyelesaikan jalan tersebut. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Risman Taharudin |
zoom-inlihat foto PU Kota ‘Tendang' Kontraktor Proyek Jalan Eks Panjaitan Gorontalo, Pengganti Masih Dicari
TribunGorontalo.com
Kondisi proyek Peningkatan Jalan Nani Wartabone, Kota Gorontalo, Rabu (25/5/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Dinas PUPR Kota Gorontalo belum bisa memastikan kapan Jalan eks Panjaitan Kota Gorontalo selesai. 

Pengerjaan ruas utama Kota Gorontalo yang kini bernama Jl Nani Wartabone itu sedang terhenti. 

Sebab, Dinas PUPR Kota Gorontalo memutus kontrak kerja dengan perusahaan sebelumnya. 

Kini, Dinas PUPR Kota Gorontalo tengah mencari kontraktor pengganti. Harapannya bisa segera menyelesaikan jalan tersebut. 

“Kalau (Jalan) Panjaitan memang sudah kita akan mulai baru lagi. Jadi insya Allah tidak akan ada kendala.” ungkap Rifadli Bahsuan, Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo, Senin (20/2/2023). 

Saat ini kata Rifadli, pihaknya sedang melakukan persiapan-persiapan. Terutama menentukan Harga Perkiraan Sendiri (HPS).

Sebelumnya, proyek Peningkatan Mutu Jalan Nani Wartabone eks Panjaitan dikerjakan oleh PT Cahaya Mitra Nusantara.

Kontraktor asal Jakarta ini tercatat sebagai pemenang proyek senilai Rp 24 miliar tersebut. 

Sebelumnya tender proyek ini sempat gagal sebanyak dua kali. Tender pertama dibuka pada 29 Juni 2021 dan tender kedua dibuka 13 Juli 2021.

Ketika dikerjakan, proyek ini malah mengalami keterlambatan hingga tiga kali. 

Belakangan, PU Kota Gorontalo menyebut telah ‘menendang’ kontraktornya. 

Artinya, kini pengerjaan Jalan Nani Wartabone menuju bulan ke 15 jelang Maret 2023 ini.

Itu jika mengacu pada waktu peletakan batu pertama (groundbreaking) oleh Marten Taha, Wali Kota Gorontalo pada 31 Desember 2021 silam.

Menurut Rifadli, pihaknya tidak ingin kontraktor yang baru ini mengulangi kesalahan yang sama. 

Paling penting, pihaknya akan menyeleksi kontraktor yang bonafit, dalam artian jujur dan beritikad baik menyelesaikan pekerjaan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved