Video Proses Penyelamatan Rombongan Kapolda Jambi, Lakukan Pertolongan Pertama tapi Belum Dievakuasi
Video proses penyelamatan terhadap rombongan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono yang jatuh di kawasan hutan Desa Tamiai, Kerinci, Jambi, viral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-video-kondisi-terkini-rombongan-Kapolda-Jambi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Video yang memperlihatkan proses penyelamatan terhadap rombongan Kapolda Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono yang jatuh di kawasan hutan Desa Tamiai, Batang Merangin, Kerinci, Provinsi Jambi viral di media sosial.
Dilansir TribunWow.com, dalam video itu anggota Brimob Polda Jambi, Ipda Rahman yang berada di titik lokasi melalui jalur udara, memberikan laporan langsung dari lokasi.
Diperlihatkan bagaimana kondisi Rusdi berserta rekan lain dan proses evakuasi serta pertolongan pertama yang berhasil dilakukan.
Baca juga: VIDEO: Kronologi Kecelakaan Helikopter Rombongan Kapolda Jambi
Diketahui, rombongan Kapolda Jambi terjebak di dalam hutan setelah helikopter yang ditumpangi terpaksa melakukan pendaratan darurat.
Adapun helikopter tersebut mengangkut 8 orang terdiri dari 3 kru helikopter dan 5 jajaran Polda Jambi.
Mereka adalah Kapolda Jambi Irjen Pol. Rusdi Hartono didampingi Dirreskrimum Polda Jambi Kombes Pol. Andri Ananta Yudistira, Dipolairud Polda Jambi Kombes Pol. Michael Mumbunan, Koorspri Kompol Ayani dan ADC kapolda, serta tiga kru helikopter AKP Ali , AKP Amos F, Aipda Susilo.
Baca juga: VIDEO: Update Evakuasi Kapolda Jambi dalam Kecelakaan Helikopter di Kerinci
Akhirnya setelah gagal melakukan evakuasi, pihak kepolisian akhirnya menerjunkan personel untuk melakukan pertolongan pertama ke lokasi melalui helikopter milik PT WKS.
Melalui video yang dibagikan oleh Instagram @divisihumaspolri, Senin (20/2/2023), diperlihatkan kondisi terkini rombongan tersebut.
Rahman yang melaporkan dari lokasi, mengabarkan bahwa rombongan tersebut berhasil dievakuasi dari titik awal jatuh ke tempat yang lebih tinggi.
Hal ini dilakukan untuk mempermudah evakuasi korban dari udara.
"Alhamdullilah untuk saat ini titik koordinat pesawat, jatuhnya Bapak Kapolda sudah kami dapatkan dan untuk pengevakuasian dari jarak 50 meter ketinggian sudah kami evakuasi seluruhnya," ujar Rahman.
"Untuk yang sakit kami sudah pakai tandu untuk menuju ke ketinggian."