Pilpres 2024
358 Hari Menuju Pemilu - Pilpres 2024: Elektabilitas Nasdem Naik, Anies Kumpulkan 100 Milenial
Capres Partai Nasdem Anies Baswedan mengumpulkan 100 anak muda (milenial) dari 34 provinsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/210223-anies2.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Capres Partai Nasdem Anies Baswedan mengumpulkan 100 anak muda (milenial) dari 34 provinsi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengapresiasi ide yang dibawa para pemuda itu.
Dalam pidatonya, Anies menyinggung soal masa depan bangsa di tangan anak muda yang mau memikirkan dirinya dan masyarakat.
Pidato itu diunggah Anies dalam Instagram. Status itu telah mendapatkan 20.576 suka dari netizen.
@aniesbaswedan
"100 anak muda dari 34 provinsi se-Indonesia, bawa 100 ide untuk Indonesia.
Tonton selengkapnya di Youtube Anies Baswedan (klik tautan di bio).
#AniesBaswedan #BawaIde #BawaIdemu #anakmuda #gerakan #ide #gagasan #untukIndonesia"
Berikut beberapa komentar netizen pilihan TribunGorontalo.com dari akun @aniesbaswedan.
@albabjannatul
Suatu kebanggaan bagi saya menjadi salah satu dari 100 muda yang berkumpul di Jakarta membawa Ide dan gagasan dari Lampung. Saya akan selalu ingat sejarah ini, dan saya bersaksi bahwa anda Pak Anies Baswedan orang baik dan layak memimpin Negeri ini
@hengko24
Kalau kata Bung Hatta : “Indonesia tidak akan bercahaya karena obor besar di Jakarta, tetapi Indonesia baru akan bercahaya dengan lilin-lilin di desa”. Maka saat ini, 100 Pemuda dari 34 Provinsi di Indonesia Berkumpul di Jakarta untuk mengambil api dari obor Jakarta untuk menyalakan lilin-lilin di Daerahnya masing-masing.
Perjalanan menuju 2024 Indonesia Bercahaya, dari daerah untuk Indonesia
@nwzsyrf_
Suatu kebanggaan yang luar biasa bisa diundang dan belajar langsung dengan bapak tentang gagasan negera ini kedepan. Terima kasih atas kesempatannya untuk anak muda telah diberi ruang memberikan gagasannya tentang solusi menghadapi masalah di daerah nya. Untuk 99 orang teman teman bawa ide, terima kasih telah mengukir cerita manis tentang gagasan dan harapan untuk bangsa ini kedepan. Salam dari Banjarmasin
@adil_marvel
Alhamdulillah, bersyukur bisa menjadi 1 dari 100 pemuda terpilih...
@melukisslide
Respect buat pencetus idenya, pak Anies yang bantu wujudkan wadahnya, dan mereka para generasi emas negeri ini, yang tergerak untuk bukan hanya memikirkan masa depan dirinya sendiri. So beautiful, ketika anak mudanya bisa bersatu padu membawa ide baru, tanpa sekat…
@suratman9098
Pak Anies sbg Calon Presiden yg mendedikasikan dirinya utk menggapai kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia
@paqihaziz
Semoga 2019 tak terulang yaa pak . . . Pesta demokrasi yang riuh bercampur ricuh ... Semoga pesta demokrasi 2024 bisa adem, kompetitif dan cerdas
@pesanies
Keren! apresiasi untuk 100 anak muda terpilih yang bawa ide. Kalian telah memilih turun tangan untuk memajukan Indonesia. #bawaide
@ziadyunanii_
Terimakasih telah menjadi sosok pemimpin yang mendengar
@riiiizl_
Indonesia butuh pengganti dan perubahan, bukan hanya penerus
@rikaastuti10
Kalo tanda bisa sy klik beberapa kali, ngasih 100, terlalu sedikit buat pak Anies
Efek Ekor Jas Anies
Hasil jajak pendapat yang diselenggarakan oleh Litbang Kompas pada Januari menunjukkan, elektabilitas Partai Nasdem meningkat dari 4,3 persen menjadi 7,3 persen.
Menurut tim Litbang Kompas, kenaikan tingkat keterpilihan Partai Nasdem merupakan efek ekor jas yang didapat setelah deklarasi mendukung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden.
"Nasdem mendapat efek ekor jas Anies sehingga mengalami lompatan elektabilitas menjadi 7,3 persen dari 4,3 persen pada survei periodik Kompas Oktober 2022," tulis tim Litbang Kompas, dikutip dari Kompas.id, Selasa (21/2/2023).
Litbang Kompas menyebutkan, pertambahan elektabilitas sebesar 3 persen yang diperoleh Nasdem belum pernah terjadi sejak survei dilakukan.
Elektabilitas partai politik (parpol) yang dipimpin Surya Paloh itu sebelumnya berfluktuasi landai di kisaran 2-4 persen.
Lebih lanjut, Litbang Kompas menuliskan, langkah Nasdem dalam pencalonan Anies sebagai bakal calon presiden, telah cukup berhasil mengonsolidasikan simpatisan Anies yang tersebar di sejumlah parpol.
"Pada Oktober 2022, proporsi responden pemilih Anies di Nasdem hanya 4,6 persen kini melonjak jadi 22,6 persen," tulis Litbang Kompas.
Keberhasilan Nasdem itu lantas mengakibatkan menurunnya elektabilitas parpol lain yang menjadi basis pemilih Anies, termasuk Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang juga telah menyatakan dukungan kepada Anies.
Dalam survei ini, elektabilitas Partai Demokrat tercatat turun 5,3 poin dari 14 persen pada Oktober 2022 menjadi 8,7 persen.
Proporsi responden pemilih Anies di Demokrat juga turun dari 18,9 persen pada Oktober 2022 menjadi 11,3 persen pada Januari 2023.
"Artinya, ada selisih 7,6 persen pemilih Demokrat yang juga memilih Anies Baswedan kini hengkang dari memilih Demokrat," tulis Litbang Kompas.
Situasi serupa dialami PKS yang elektabilitasnya turun dari 6,3 persen menjadi 4,8 persen.
Proporsi responden PKS pemilih Anies juga turun dari 19,9 persen menjadi 17,6 persen.
Berikut urutan 10 besar tingkat elektablitas partai politik berdasarkan jajak pendapat Litbang Kompas Januari 2023:
1. PDI-P: 22,9 persen
2. Partai Gerindra: 14,3 persen
3. Partai Golkar: 9 persen
4. Partai Demokrat: 8,7 persen
5. Partai Nasdem: 7,3 persen
6. PKB: 6,1 persen
7. PKS: 4,8 persen
8. Perindo: 4,1 persen
9. PPP: 2,3 persen
10. PAN: 1,6 persen
Jajak pendapat ini berlangsung pada 25 Januari-4 Februari 2023, diikuti oleh 1.202 responden yang diambil dari 38 provinsi di Indonesia.
Survei berlangsung melalui wawancara tatap muka, sedangkan sampel dipilih secara acak menggunakan sistematis bertingkat.
Menggunakan metode itu memiliki kepercayaan publik 95 persen, dengan margin of error lebih kurang 2,83 persen.
(*)