Jumat, 13 Maret 2026

Selain Puluhan Rumah Rusak, Ada Bagian Tubuh Korban Ditemukan 100 Meter dari Titik Ledakan di Blitar

Menurut Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar bagian tubuh manusia yang ditemukan adalah dua bagian dada dan satu kepala

Tayang:
Editor: Ananda Putri Octaviani
zoom-inlihat foto Selain Puluhan Rumah Rusak, Ada Bagian Tubuh Korban Ditemukan 100 Meter dari Titik Ledakan di Blitar
Ist. Pos Damkar Majenang
Ledakan hebat yang berasal dari salah satu rumah warga di Dusun Cigulingharjo Rt 01 Rw 8, Desa Padangjaya, Kecamatan Majenang, Cilacap, Jawa Tengah pada Sabtu (4/2/2023) pagi menewaskan seorang korban. Beberapa bagian tubuh korban ledakan di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur ditemukan sekitar 100 meter dari titik sumber ledakan. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Terjadi ledakan keras di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Minggu (19/2/2023).

Akibat dari ledakan keras itu, sebanyak 25 rumah warga diketahui mengalami kerusakan.

Tak hanya itu, ledakan keras itu juga mengakibatkan adanya korban jiwa.

Bahkan, mengutip TribunJatim.com, ada beberapa bagian tubuh korban ledakan ditemukan sekitar 100 meter dari titik sumber ledakan.

Baca juga: Gorontalo Kemarin: HPMIG Yogyakarta Kenalkan Budaya Gorontalo dan Perbuatan Bejat Adit Terungkap

Menurut Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar bagian tubuh manusia yang ditemukan adalah dua bagian dada dan satu kepala.

"Potongan tubuh yang ditemukan dua bagian dada ke atas dan satu kepala," kata salah satu petugas BPBD Kabupaten Blitar yang melakukan evakuasi di lokasi, Senin (20/2/2023).

Sebelumnya, petugas sudah menemukan beberapa bagian tubuh yang tersebar di sekitar lokasi.

Bagian tubuh yang ditemukan itu diduga milik korban ledakan di dalam rumah.

Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono mengatakan, diduga ada empat orang yang berada di dalam rumah yang menjadi sumber ledakan.

Rumah yang menjadi sumber ledakan adalah milik Darman.

Pemilik rumah Darman, sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

 

 

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-362: Uni Eropa Ungkap Hal yang Bisa Bikin Perang Berakhir

Sedangkan tiga orang lain yang merupakan anak dan kerabat Darman diduga tertimbun reruntuhan bangunan rumah dan diperkirakan juga meninggal dunia.

Sedangkan penyebab ledakan, kata AKBP Argowiyono, diduga berasal dari bahan petasan yang disimpan di dalam rumah.

Namun untuk memastikan penyebabnya, polisi masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dari Tim Labfor Polda Jatim.

"Dugaan sementara penyebab ledakan berasal dari bahan petasan di dalam rumah. Karena bau belerang di lokasi sangat kuat," kata AKBP Argowiyono.

Kesaksian Warga

Akibat ledakan keras di Blitar, puluhan rumah warga ikut rusak terdampak, Minggu (19/2/2023) malam.

Data sementara, ada 25 rumah warga di Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang berada di sekitar lokasi ledakan, ikut rusak.

"Jumlah rumah warga yang ikut rusak terdampak ledakan sementara ada 25 rumah," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono saat mengecek lokasi, Senin (20/2/2023) dini hari.

Sementara sumber ledakan diduga berasal dari rumah Darman, yang kondisinya hancur rata dengan tanah.

 

 

Baca juga: Relawan Ganjar Pranowo Mania Pindah Haluan ke Kubu Prabowo, PDIP Layangkan Sindiran Lewat Peribahasa

Pantauan di lokasi, kondisi kerusakan rumah warga rata-rata terjadi pada bagian atap rontok dan dinding retak.

Bahkan, rumah warga yang berada di depan dan samping sumber ledakan, kondisi pintunya sampai lepas.

"Pintu samping rumah saya sampai lepas, atapnya ambrol, dindingnya juga retak-retak," kata Jito, warga yang rumahnya ikut rusak terdampak ledakan.

Jito mengatakan, suara ledakan sangat keras.

Awalnya, ia mengira suara ledakan itu berasal dari suara petir.

"Saya bersama istri dan anak belum tidur, masih melihat televisi. Lalu terdengar suara ledakan keras. Setelah itu, ada runtuhan plafon dan genteng di dalam rumah," ujarnya.

Baca juga: Perbuatan Adit Terungkap Setelah 2 Tahun Melecehkan Anak-anak di Gorontalo

Jito mengaku bersyukur, kondisi reruntuhan plafon di ruang televisi tidak terlalu parah. Sehingga, ia bersama istri dan anaknya tidak ada yang terluka.

"Bangunan rumah saya yang rusak parah berada di bagian belakang. Gentengnya rontok, plafon jebol, dindingnya retak-retak," katanya.

Sementara itu, Abi, warga Desa Karangbedo mengatakan, suara ledakan terdengar sangat keras.

Rumah Abi dengan sumber ledakan, berjarak sekitar 200 meter.

"Saking kerasnya, suara ledakan seperti berasa di atas rumah saya," kata Abi.

 

Bagian Tubuh Korban Ledakan di Blitar
Petugas BPBD Kabupaten Blitar membawa bagian tubuh manusia dalam kantong jenazah yang diduga korban ledakan di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Senin (20/2/2023).

 

Begitu mendengar suara ledakan, Abi keluar rumah. Warga lainnya juga sudah ramai keluar rumah untuk mencari sumber ledakan.

"Setelah dicari, ternyata sumber ledakan dari rumah pak Darman," ujarnya.

Ketua RT 1/RW 13 Desa Karangbendo, Juni Arifin juga mengaku mendengar suara ledakan keras.

"Saya kira suara petir, tapi tidak hujan kok ada suara petir. Ternyata ada ledakan dari rumah warga," katanya.

Sebelumnya, warga Blitar digegerkan dengan suara ledakan keras yang terjadi pada Minggu (19/2/2023) malam.

Suara ledakan keras itu bersumber dari rumah warga di RT 1/RW 13 Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Saking kerasnya, suara ledakan terdengar sampai wilayah Kecamatan Nglegok, Garum, Gandusari, bahkan Kecamatan Wlingi. (*)

Artikel ini telah tayang di TribunJatim.com dengan judul Petugas Temukan Potongan Tubuh Manusia di Sekitar Sumber Ledakan Keras di Blitar, Polisi: 4 Orang

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved