Ada 1.387 Sekolah Belum Isi Data PDSS, Ratusan Ribu Siswa Terancam Tak Bisa Ikut SNBP
Hal ini pun membuat Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memberikan kesempatan melakukan finalisasi PDSS.
TRIBUNGORONTALO.COM – Sebanyak 1.387 sekolah disebut belum menyelesaikan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Hal ini pun membuat Tim Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memberikan kesempatan melakukan finalisasi PDSS.
Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi (Dirjen Diktiristek) Kemendikbudristek, Nizam mendorong sekolah lebih disiplin dan menghargai waktu.
Sebab, siswa tidak bisa mengikuti SNBP apabila sekolah tidak melakukan finalisasi PDSS.
“Kami menyadarkan kepada semuanya, bahwa kita harus menghormati yang disiplin, tepat waktu jangan sampai karena satu dua gak disiplin, gak tertib mengorbankan yang lain,” kata Nizam dalam konferensi pers di Gedung D Kemendikbud Ristek, Jakarta, Senin (20/2/2023).
Disebutkan, sebenarnya dari tahun ke tahun hal seperti ini terjadi. Pada dasarnya kemungkinan sekolah-sekolah itu tidak mau mendaftar, karena siswanya sedikit, mungkin prestasinya juga tidak begitu bagus.
Dari tahun ke tahun memang ada yang tidak daftar, sehingga kita rekomendasikan untuk pembinaan,” tuturnya.
“Ini terlambat karena menggampangkan, karena berpikir nanti kan ada kesempatan, malah batas 9 Februari, tapi baru ada yang bikin akun di 7 Februari, padahal data yang diisi banyak, proses data ada yang ratusan siswa, semua harus tertib, harus benar, terus ada verifikasi, validasi, itu kan makan waktu,” paparnya.
“Kita juga selalu berfikir anak-anak ini tidak boleh dirugikan karena kealpaan sekolah. Kita mengakomodasikan bukan sekolahnya tapi anak-anaknya,” ungkapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2022023_Nizam.jpg)